Osome Memangkas 70+ Peran, Meningkatkan EBITDA 50% Dengan Pergeseran Berbasis AI

Menurut Tech in Asia, platform manajemen perusahaan Osome yang berbasis di Singapura telah memangkas lebih dari 70 peran selama dua tahun terakhir sambil menerapkan AI untuk menangani tugas kepatuhan seperti pencatatan transaksi dan pemrosesan faktur. CEO Eugenio Ferrante mengatakan perusahaan mengorbankan pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat pada FY2025 demi peningkatan EBITDA sebesar 50%. Dengan pendaftaran bisnis yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di pasar utamanya, Osome memperkirakan pendapatan akan tumbuh hingga 30% pada FY2026.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar