Pi Network Co-founder: Kebangkitan AI mendorong kebutuhan verifikasi identitas manusia, KYC sudah mencakup 200 negara

MarketWhisper
PI0,42%

Nicolas Kokkalis演講

Pi Network 聯創 Nicolas Kokkalis pada 7 Mei (Kamis) di acara Consensus Miami 2026 yang digelar di Miami, Amerika Serikat, menyatakan bahwa kompleksitas alat kecerdasan buatan mendorong kebutuhan mendesak bagi platform kripto untuk mekanisme verifikasi identitas manusia. Sistem KYC Pi Network telah menyelesaikan verifikasi identitas lebih dari 16 juta pengguna, mencakup lebih dari 200 negara.

Kutipan Utama Kokkalis di Consensus Miami 2026

Berdasarkan pernyataan Kokkalis di lokasi acara Consensus Miami 2026, ia mengatakan bahwa meningkatnya identitas sintetis yang dihasilkan AI, penipuan otomatis, dan akun robot membuat sistem yang mampu membedakan pengguna manusia dengan peserta otomatis menjadi salah satu “tantangan infrastruktur paling penting” bagi kripto dan platform jaringan.

Kokkalis mengemukakan bahwa tingkat informasi yang perlu diungkap untuk verifikasi identitas harus selaras dengan konteks penggunaan, dan ia mengutip langsung di forum: “Dalam beberapa situasi, Anda perlu tahu persis siapa orang ini, misalnya seseorang pergi ke bank untuk menarik uang; di situasi lain, Anda perlu tahu operasi apa yang sedang dilakukan, apakah dilakukan oleh manusia atau oleh robot.”

Ia juga menambahkan bahwa sistem ulasan daring dan mekanisme pemungutan suara online merupakan skenario aplikasi penting untuk verifikasi manusia, yang dapat mencegah pelaku tunggal memanipulasi platform melalui banyak akun palsu.

Sistem KYC Pi Network: Skala Saat Ini dan Data Publik

Berdasarkan data yang diungkapkan Kokkalis di acara Consensus Miami 2026, skala sistem KYC Pi Network saat ini adalah sebagai berikut:

Jumlah orang yang telah menyelesaikan verifikasi identitas KYC: lebih dari 16 juta

Total pengguna yang telah diverifikasi: lebih dari 18 juta

Cakupan negara: lebih dari 200 negara

Total jumlah tugas verifikasi KYC yang telah diselesaikan: 526 juta kali

Kokkalis menyatakan bahwa Pi Network menjalankan prosedur KYC dengan pendekatan kombinasi otomatisasi AI dan verifikasi manual, serta memposisikan akun yang terkait KYC sebagai “lapisan dasar dari sistem verifikasi manusia yang lebih luas”.

Rencana Keterbukaan Infrastruktur Verifikasi dan Prinsip Perlindungan Privasi

Berdasarkan pernyataan Kokkalis di acara Consensus Miami 2026, Pi Network berencana membuka infrastruktur verifikasi manusia kepada proyek kripto lain melalui API, agar lebih banyak platform dapat mengakses kemampuan verifikasi identitas yang sudah dimilikinya.

Kokkalis menyampaikan bahwa verifikasi berbasis perlindungan privasi harus menjadi prinsip desain inti sistem identitas digital. Ia mencontohkan verifikasi usia: lembaga tepercaya dapat mengeluarkan pernyataan tanda tangan terenkripsi yang hanya mengonfirmasi bahwa pengguna telah melewati ambang usia tertentu, sementara pihak penerima tidak perlu mengakses informasi pribadi dasar seperti alamat rumah pengguna atau tanggal lahir yang tepat. Kokkalis juga menyebutkan bahwa dibandingkan metode kriptografi tingkat lanjut seperti zero-knowledge proof (Zero-Knowledge Proof), pendekatan implementasi yang lebih sederhana di skenario nyata tetap dapat mencapai efek perlindungan privasi yang setara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan pidato Kokkalis di Consensus Miami 2026 terjadi?

Menurut laporan, pendiri bersama Pi Network, Nicolas Kokkalis, menghadiri acara Consensus Miami 2026 yang digelar di Miami, Amerika Serikat, pada 7 Mei 2026 (Kamis), dan menyampaikan pernyataan tersebut dalam panel diskusi “How to Prove You’re Human in an AI World (Without Doxing Yourself)”.

Bagaimana data skala terkini sistem KYC Pi Network?

Berdasarkan data yang diungkapkan Kokkalis di acara Consensus Miami 2026, sistem KYC Pi Network telah mencakup lebih dari 200 negara, menyelesaikan verifikasi identitas lebih dari 16 juta pengguna, dan secara kumulatif menyelesaikan 526 juta tugas verifikasi KYC. Total pengguna yang telah diverifikasi adalah lebih dari 18 juta.

Bagaimana Pi Network berencana membuka infrastruktur verifikasinya kepada proyek eksternal?

Berdasarkan pernyataan Kokkalis di acara tersebut, Pi Network berencana membuka infrastruktur verifikasi manusia kepada proyek kripto lain melalui API, agar lebih banyak platform dapat mengakses kemampuan verifikasi KYC yang sudah dimilikinya. Secara spesifik jadwal peluncuran dan syarat integrasi, Kokkalis tidak menjelaskan pada kesempatan kali ini.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
ForeverBeanBunvip
· 05-08 05:44
Masuk pasar saat harga terendah 😎
Lihat AsliBalas0
GateUser-0f4acc33vip
· 05-08 05:37
Apa gunanya?
Lihat AsliBalas0