Polymarket Membantah Klaim Pelanggaran Data Setelah Peretas Mengklaim 300K+ Catatan Dibobol

Menurut pernyataan resmi Polymarket, platform pasar prediksi telah membantah tuduhan terbaru bahwa mereka mengalami pelanggaran data, dengan mengatakan bahwa informasi yang beredar melibatkan endpoint API publik dan data blockchain di rantai. Seorang peretas yang menggunakan nama samaran “xorcat” mengklaim telah memperoleh lebih dari 300.000 catatan, termasuk sekitar 10.000 profil pengguna beserta nama dan alamat dompet. Polymarket menyatakan bahwa infrastrukturnya dibangun dengan prinsip transparansi, dan kumpulan data tersebut disusun dari sumber yang dapat diakses secara publik, bukan dari kompromi sistem internal apa pun, dengan menyebut klaim pelanggaran sebagai “omong kosong yang lengkap dan tidak masuk akal.” Peneliti keamanan turut menggemakan pandangan ini, dengan menyarankan bahwa data tersebut diambil dari sumber publik melalui proses pengikisan (scraping), bukan diekstraksi melalui akses tanpa otorisasi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar