Robert Kiyosaki memperingatkan bahwa baby boomer bisa menghadapi tekanan keuangan yang berat karena banyak pekerja yang menua keluar dari dunia kerja. Penulis Rich Dad Poor Dad itu memperkirakan “jutaan” orang akan menganggur dan mendesak persiapan melalui edukasi keuangan serta investasi pada emas, perak, bitcoin, dan ethereum.
Poin-poin Penting:
Robert Kiyosaki memperbarui peringatan pensiunnya pada 5 Mei, menyebut situasinya sebagai “bencana pensiun boomer” dalam sebuah unggahan di platform media sosial X. Penulis Rich Dad Poor Dad itu mengatakan baby boomer bisa menghadapi tekanan keuangan yang berat pada 2026 ketika masa kerja berakhir bagi banyak pekerja yang sudah menua. Pesannya menempatkan kesiapan pensiun, edukasi keuangan, dan pemilihan aset di pusat peringatan.
Kiyosaki menelusuri peringatan itu hingga puluhan tahun ke belakang dalam unggahannya. “Pada tahun 1974, saya melihat datangnya Bencana Pensiun baby boomer,” tulisnya, mengarahkan pembaca pada dua buku yang ditulis untuk boomer dan keluarga mereka. Judulnya adalah “Retire Young, Retire Rich” dan “Who Stole My Pension? How You Can Stop the Looting.” Ia mengatakan Wall Street tidak menyukai buku-buku tersebut, sementara sebagian pembaca telah memperkuat posisi keuangan mereka atau bersiap menghadapi periode yang ia gambarkan. Penulis ternama itu memperkirakan:
“Pada 2026, jutaan boomer akan berada di luar pekerjaan dan menghadapi masalah keuangan… banyak yang tunawisma.”
Edukasi pensiun tetap menjadi inti dari pesan tersebut. Kiyosaki mendorong pembaca yang khawatir untuk mempelajari dua buku itu. Ia juga menggambarkan otak sebagai aset terbaik yang diberikan Tuhan kepada seseorang. Unggahan itu memperlakukan persiapan sebagai respons praktis terhadap risiko pensiun, dengan pengetahuan pribadi sebagai titik awal.
Peringatan pensiunnya selaras dengan bertahun-tahun prediksi kehancuran ekonominya yang terkait dengan utang, inflasi, dan melemahnya sistem pensiun. Kiyosaki berulang kali memperingatkan bahwa “Everything Bubble” bisa memicu keruntuhan pasar yang parah, mendorong perekonomian global menuju resesi atau depresi sekaligus merusak aset tabungan dan investasi tradisional.
Unggahan X Kiyosaki pada 5 Mei kemudian bergeser dari persiapan pensiun ke aset yang ia anggap sebagai fondasi keuangan. Ia terus mempromosikan emas, perak, bitcoin, dan ethereum pada masa ketidakpastian ekonomi, dengan memposisikannya sebagai perlindungan terhadap inflasi, melemahnya mata uang, ketidakstabilan pasar, dan tekanan pada tabungan pensiun. Unggahan itu melanjutkan pendekatan jangka panjang tersebut, dengan BTC dan ethereum muncul bersama emas dan perak sebagai kepemilikan defensif pilihan. Penulis yang diakui itu menegaskan:
“Selama bertahun-tahun, saya telah merekomendasikan emas asli, perak asli, bitcoin, dan ethereum sebagai fondasi masa depan finansial Anda.”
“Silakan bersiap dan jaga diri. Perekonomian global yang berat ada di depan,” tutupnya.
Kalimat penutup itu mengaitkan peringatan pensiun dengan pandangan pasar yang lebih luas. Prakiraan bitcoin Kiyosaki yang lebih besar mencakup prediksi harga agresif yang terkait dengan gejolak di masa depan. Ia sebelumnya memproyeksikan BTC bisa mencapai $250.000 pada 2026 dan $1 juta pada 2035 setelah krisis keuangan besar. Prediksi sebelumnya juga menyebut bitcoin bisa mencapai $750.000 dalam satu tahun setelah keruntuhan pasar yang parah.