Saham Robinhood Markets Inc. (HOOD) naik lebih dari 2% pada sesi perdagangan semalam menjelang Kamis, meski ARK Invest milik Cathie Wood menjual 89.915 saham senilai kira-kira 7,5 juta dolar AS, menurut laporan dari Investing.com. Penjualan itu terjadi di tengah beberapa kabar positif bagi perusahaan pialang online, termasuk status penjamin emisi IPO yang baru diamankan, penghapusan aturan Pattern Day Trader, dan metrik perdagangan Mei yang kuat yang menunjukkan aset platform mencapai rekor 377 miliar dolar AS. Pada Rabu, analis Goldman Sachs James Yaro menaikkan target harga Robinhood menjadi 108 dolar AS dari 105 dolar AS dan mempertahankan rating 'Buy' setelah pembaruan metrik Mei perusahaan, menurut TheFly. Perkembangan tersebut muncul saat Robinhood beralih dari platform yang berfokus pada distribusi menjadi penjamin emisi arus utama bersama bank-bank besar Wall Street.
Menurut laporan dari Investing.com, ARK ETF menjual 89.915 saham Robinhood, senilai kira-kira 7,5 juta dolar AS. Penjualan itu terjadi meski sejumlah perkembangan positif bagi perusahaan telah meningkatkan kepercayaan Wall Street, namun trader ritel di Stocktwits tetap bersikap 'bearish'.
CEO Robinhood Vlad Tenev mengatakan pada Selasa bahwa Robinhood Securities telah memperoleh persetujuan untuk berperan sebagai underwriter IPO, menandai peralihan dari peran distribusi murni menjadi underwriting arus utama bersama bank-bank besar Wall Street. "Sejak IPO Access diluncurkan pada 2021, kami melihat ritel yang dulu dianggap sekadar pelengkap berubah menjadi bagian penting dari cara perusahaan merencanakan IPO," kata Tenev dalam unggahan di X, seraya menambahkan bahwa menjadi underwriter adalah "langkah berikutnya yang alami" bagi Robinhood.
Pada Mei, perusahaan membukukan pembaruan bulanan yang kuat, mencatat total aset platform naik menjadi rekor 377 miliar dolar AS di akhir bulan, naik 48% dibanding setahun sebelumnya. Volume perdagangan ekuitas perusahaan naik 27% secara bulanan dan 75% secara tahunan, sementara volume perdagangan ekuitas harian rata-rata melonjak 84% dibanding setahun lalu. Perusahaan pialang itu juga mencatat pertumbuhan kuat pada volume perdagangan opsi, kontrak berbasis kejadian, dan saldo margin.
Penghapusan aturan Pattern Day Trader (PDT) lebih awal bulan ini menghilangkan persyaratan lama bagi trader aktif untuk mempertahankan minimal 25.000 dolar AS di akun mereka guna melakukan day trade secara sering.
Pengajuan peraturan dari Selasa mengungkapkan bahwa direktur Robinhood dan pendiri Ribbit Capital, Meyer Malka, membeli 250.000 saham Robinhood dengan total nilai 20,2 juta dolar AS.
Pada Rabu, analis Goldman Sachs James Yaro menaikkan target harga Robinhood menjadi 108 dolar AS dari 105 dolar AS dan mempertahankan rating 'Buy' untuk saham tersebut setelah pembaruan metrik Mei, menurut TheFly.
Truist Securities mengulang rating 'Buy' dan target harga 100 dolar AS untuk Robinhood setelah pembaruan metrik, dengan mencatat bahwa perusahaan kemungkinan akan melihat peningkatan pendapatan dari securities lending dari IPO besar yang akan datang, menurut laporan dari Investing.com. Analis tersebut mengatakan bahwa dengan saham diperdagangkan di kisaran 80-an dolar AS, ia memprediksi risk-reward yang menguntungkan dalam jangka panjang.
Berdasarkan data dari Koyfin, HOOD memiliki rata-rata target harga 12 bulan sebesar 100,36 dolar AS, yang mengindikasikan potensi kenaikan lebih dari 16% dari penutupan terakhirnya 86,36 dolar AS.
Di Stocktwits, sentimen ritel terhadap HOOD turun dari wilayah 'netral' menjadi 'bearish' selama 24 jam terakhir karena volume pesan tetap 'tinggi'. Seorang pengguna mencatat berbagai pembaruan positif untuk perusahaan, dengan mengatakan "kaget melihat masih di bawah 100+." Pengguna lain yang bullish berkata, "Underwriting IPO itu kabar besar buat saya."
Saham HOOD telah kehilangan 25% dari nilainya sepanjang tahun ini.
Apa yang diumumkan Robinhood pada Selasa terkait underwriting IPO? CEO Robinhood Vlad Tenev mengatakan pada Selasa bahwa Robinhood Securities telah memperoleh persetujuan untuk berperan sebagai underwriter IPO, menandai peralihan dari peran distribusi murni menjadi underwriting arus utama bersama bank-bank besar Wall Street.
Seberapa besar volume perdagangan ekuitas Robinhood meningkat pada Mei? Pada Mei, volume perdagangan ekuitas Robinhood naik 27% secara bulanan dan 75% secara tahunan, sementara volume perdagangan ekuitas harian rata-rata melonjak 84% dibanding setahun lalu.
Target harga berapa yang ditetapkan Goldman Sachs untuk saham Robinhood pada Rabu? Pada Rabu, analis Goldman Sachs James Yaro menaikkan target harga Robinhood menjadi 108 dolar AS dari 105 dolar AS dan mempertahankan rating 'Buy' untuk saham tersebut setelah pembaruan metrik Mei, menurut TheFly.
Berita Terkait
Saham Rocket Lab Menguat Saat CFO Mengatakan Neutron Punya Peluang Pasar
Robinhood terpilih sebagai salah satu dari lima underwriter untuk IPO SpaceX, harga saham Mei naik 29% per bulan
Isyarat SpaceX Perpetual Futures: Kenaikan 20% pada Hari Pertama Menjelang Debut Nasdaq