Schneider Electric Akan Membuka Pusat Pelatihan Asia Tenggara di Malaysia Tahun Ini, Alat AI Mengurangi Penggunaan Energi 2%-3%

Menurut Reuters, Schneider Electric berencana membuka pusat pelatihan Asia Tenggara di Malaysia tahun ini untuk mengatasi meningkatnya kebutuhan listrik akibat ekspansi infrastruktur AI di kawasan tersebut. Pusat itu akan melatih mitra dan pelanggan tentang sistem manajemen energi serta peralatan pusat data. Alat AI Schneider membantu mengoptimalkan pendinginan dan konsumsi daya, sehingga mencapai penghematan energi 2% hingga 3%, kata eksekutif Henri Berthe. Analis memperkirakan kapasitas pusat data Asia Tenggara akan menjadi tiga kali lipat pada 2030.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar