Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah mengusulkan pencabutan dua aturan Regulation NMS yang mengatur struktur pasar saham AS, sebuah langkah yang menarik perhatian dari para pendukung saham tokenisasi meski tidak dibingkai sebagai langkah berbasis blockchain. Usulan tersebut menargetkan Rule 611, yang dikenal sebagai Order Protection atau Trade-Through Rule, serta Rule 610(e), yang membatasi kuotasi terkunci dan saling melintasi (crossed). Ketua SEC Paul S. Atkins mengatakan aturan-aturan itu telah memperkenalkan kompleksitas yang tidak diinginkan setelah dua dekade evolusi pasar, dan agensi memperkirakan perubahan itu dapat menghemat biaya kepatuhan tahunan bagi pelaku pasar antara 54,2 juta dolar AS dan 77 juta dolar AS. Para analis industri mengatakan usulan ini bisa berdampak pada saham tertokenisasi karena aturan routing dan kuotasi saat ini sulit diselaraskan dengan model perdagangan di rantai (on-chain), meski rilis pers SEC tidak mendeskripsikan langkah tersebut sebagai yang dirancang untuk pasar blockchain. Usulan ini terbuka untuk periode komentar publik selama 60 hari setelah publikasi di Federal Register dan masih menghadapi proses pembuatan aturan yang panjang sebelum perubahan final.
Rule 611 diadopsi pada 2005 dan secara umum mencegah pusat perdagangan mengeksekusi transaksi pada harga yang lebih rendah daripada kuotasi terlindungi (protected quotes) yang ditampilkan di tempat lain. Rule 610(e) membahas kuotasi terkunci atau saling melintasi, di mana penawaran (bids) dan penawaran (offers) lintas venue menciptakan konflik struktur pasar. SEC mengatakan usulan tersebut dimaksudkan untuk menyederhanakan struktur pasar saham tradisional, mengurangi kompleksitas perdagangan, serta menurunkan biaya bagi pelaku pasar. Agensi memperkirakan penghapusan aturan dapat menghemat biaya kepatuhan, pemantauan, dan infrastruktur routing sebesar antara 54,2 juta dolar AS dan 77 juta dolar AS per tahun bagi bursa, sistem perdagangan alternatif, pialang-diler, dan pembuat pasar OTC. Usulan ini akan terbuka untuk periode komentar publik selama 60 hari setelah publikasi di Federal Register.
Sisi tokenisasi tidak menjadi bagian dari alasan yang dinyatakan SEC. Potensi relevansinya muncul dari cara sistem perdagangan on-chain bekerja dibandingkan dengan venue ekuitas tradisional. Automated market makers, atau AMM, mengeksekusi perdagangan terhadap kumpulan likuiditas (liquidity pools) menggunakan rumus penetapan harga, bukan merutekan setiap order melintasi venue konvensional untuk memeriksa national best bid and offer. Dalam kerangka trade-through yang ketat, model itu bisa sulit diselaraskan dengan versi tokenisasi dari saham AS. Jika AMM saham ter-tokenisasi mengeksekusi perdagangan pada harga yang tidak sesuai dengan kuotasi terlindungi di tempat lain, hal itu dapat menimbulkan masalah kepatuhan berdasarkan aturan struktur pasar yang ada. Perubahan menjauh dari kebutuhan routing per-perdagangan yang kaku, secara teori, dapat membuat lebih mudah merancang sistem perdagangan saham berbasis blockchain yang patuh. Bursa, pialang-diler, sistem perdagangan alternatif, penyedia kustodi, dan platform aset ter-tokenisasi tetap harus memenuhi daftar panjang persyaratan hukum sekuritas.
Usulan SEC ini masih sebatas usulan. Ia harus melalui proses komentar, dan agensi dapat merevisi, mempersempit, atau mengabaikan bagian-bagian tertentu sebelum aturan final diadopsi. Masih ada juga aturan tingkat bursa dan aturan FINRA yang mungkin memerlukan pembaruan terpisah. Perubahan Regulation NMS tidak otomatis menghilangkan setiap hambatan yang dihadapi saham ter-tokenisasi atau pasar aset dunia nyata. Aturan struktur pasar tradisional membantu menentukan jenis sistem perdagangan apa yang dapat beroperasi secara legal di pasar sekuritas AS.
Apa yang diusulkan SEC terkait aturan Regulation NMS?
SEC mengusulkan pencabutan Regulation NMS Rules 611 dan 610(e), yang mengatur routing order dan tampilan kuotasi di pasar saham AS. Rule 611 mencegah pusat perdagangan mengeksekusi transaksi pada harga yang lebih rendah daripada kuotasi terlindungi di venue lain, dan Rule 610(e) membatasi kuotasi terkunci dan saling melintasi.
Mengapa analis industri mengatakan usulan ini bisa memengaruhi saham ter-tokenisasi?
Analis industri mengatakan perubahan ini bisa menjadi penting bagi saham ter-tokenisasi karena automated market makers mengeksekusi perdagangan terhadap liquidity pools menggunakan rumus penetapan harga, yang bisa sulit diselaraskan dengan aturan trade-through saat ini yang mengharuskan pengecekan national best bid and offer di seluruh venue konvensional.
Berapa timeline agar usulan SEC menjadi final?
Usulan ini terbuka untuk periode komentar publik selama 60 hari setelah publikasi di Federal Register. SEC bisa merevisi, mempersempit, atau mengabaikan bagian-bagian dari usulan sebelum aturan final diadopsi.
Berita Terkait
SEC Berencana Mencabut Aturan 611 untuk Saham US Tertokenisasi
Rencana SEC untuk Mencabut Aturan 611 Berpotensi Memungkinkan Perdagangan Saham Tertokenisasi
Laporan Harian Gate(12 Juni):SEC mengusulkan penghapusan Aturan 611; BlackRock ETF imbal hasil Bitcoin akan diluncurkan dalam satu minggu