Menurut Politico, mengutip tiga sumber, Demokrat Senat AS sedang mempertimbangkan untuk menarik dukungan bagi Clarity Act jika beleid tersebut tidak memuat pedoman etika bagi pejabat publik terkait kripto. Sengketa utamanya berpusat pada apakah aturan-aturan ini harus dimasukkan pada tahap Komite Perbankan Senat atau ditunda ke sidang pleno. Demokrat, seraya menyinggung kekhawatiran soal konflik kepentingan yang terkait dengan bisnis kripto keluarga Trump, berpendapat bahwa pedoman tersebut harus dimasukkan sebelum persetujuan komite. Pemungutan suara Senat diperkirakan berlangsung pekan depan, sementara Gedung Putih menargetkan awal Juli untuk pengesahan final.
Related News
Lummis Peringatkan Penundaan Clarity Act Berisiko Mendorong Perusahaan Kripto Pindah ke Luar Negeri
Gedung Putih berupaya keras pada 7/4 agar meloloskan《Clarity Act》, menolak menambahkan klausul konflik kepentingan untuk Trump
Gedung Putih Menargetkan 4 Juli untuk Pengesahan Undang-Undang Clarity