Standard Chartered: Eksploit rsETH KelpDAO ‘Bengkok, Bukan Rusak’ untuk DeFi

AAVE1,8%
ZRO0,35%
ARB0,39%
MNT2,18%

Riset kepala global aset digital Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, mengatakan pada 29 April bahwa ekosistem keuangan terdesentralisasi mengalami pukulan keras akibat eksploit KelpDAO rsETH, namun pada akhirnya bukan pukulan yang fatal. Dalam catatan berjudul “DeFi – Bent, not broken,” yang dibagikan kepada The Block, Kendrick berpendapat bahwa meskipun pencurian rsETH senilai $292 juta pada 18 April mengekspos risiko sistemik nyata dalam DeFi, respons industri dapat terbukti sebagai momen “antifragile.”

Eksploit dan Dampak Langsung

Pencurian rsETH dimulai pada 18 April melalui pesan LayerZero yang diduga dipalsukan, lalu menyebar ke Aave, protokol pinjaman terbesar di sektor tersebut, ketika penyerang menyetor rsETH yang tidak didukung sebagai jaminan dan meminjam aset yang sah terhadapnya. Serangan itu memicu penarikan bergaya bank-run di seluruh protokol.

Menurut Standard Chartered, Aave kehilangan $17 miliar dalam setoran, yang mewakili 38% dari total, dan $5,5 miliar dalam pinjaman aktif, atau 31%, saat ketakutan menyebar di pasar.

Koalisi Penyelamatan dan Upaya Pemulihan

Kendrick mengatakan sebuah koalisi yang dipimpin oleh Aave dan pendiri Stani Kulechov telah berkomitmen lebih dari $300 juta untuk memulihkan operasi normal. Menurut laporan The Block, upaya penyelamatan, yang dikenal sebagai “dorongan DeFi United,” telah menarik dukungan dari Aave DAO, Arbitrum, Consensys, Joseph Lubin, Mantle, Lido, dan lainnya saat industri beralih dari saling menyalahkan ke rekapitalisasi. Upaya ini bertujuan untuk menormalkan kondisi ketika imbal hasil kembali turun dan setoran bersih pulih.

Aave stabilizing after rsETH fallout Aave menstabilkan diri setelah dampak rsETH | Gambar: Standard Chartered

Masalah Struktural dan Solusi

Catatan Standard Chartered memperlakukan krisis ini sebagai lebih dari sekadar tambalan sementara, dengan argumen bahwa krisis ini justru mempercepat perubahan struktural yang sudah berlangsung. Kendrick mencatat bahwa risiko terbesar DeFi kini bukan lagi sekadar volatilitas, melainkan kompleksitas.

Episode Kelp mengungkap ketidaksesuaian aset-liabilitas di dalam pasar pinjaman saat jaminan yang kian kompleks—termasuk aset yang dibungkus, dipertaruhkan, dan dipertaruhkan kembali—berhadapan dengan liabilitas yang memiliki karakteristik risiko yang sangat berbeda. Ketidaksesuaian ini diperkuat oleh perdagangan loop yang terkonsentrasi, yaitu jenis struktur yang memaksimalkan leverage yang dirancang untuk diaktifkan DeFi ketika semuanya berjalan normal dan jenis yang dapat memperparah penularan ketika tidak.

Standard Chartered secara khusus menunjuk pada Aave V4, yang diluncurkan pada akhir Maret, dan Zona Ekonomi Ethereum yang direncanakan (EEZ), yang katanya akan memungkinkan Aave mengurangi ketergantungan pada bridge yang menjadi vektor serangan utama dalam banyak peretasan terbesar di kripto. Selain itu, Kendrick mencatat bahwa situasi Aave sudah mulai menormalkan diri setelah para pelaku DeFi bersatu untuk menutup celah tersebut.

Outlook RWA Ratusan $2 Triliun Tidak Berubah

Terlepas dari krisis tersebut, Standard Chartered masih mengharapkan aset dunia nyata yang ditokenisasi mencapai kapitalisasi pasar sebesar $2 triliun pada akhir 2028, naik dari $35 miliar pada Oktober 2025. Bank tersebut mengatakan bahwa perkiraan ini masih bertumpu pada pertumbuhan berkelanjutan perbankan DeFi dan likuiditas stablecoin.

Untuk alasan itu, Standard Chartered memandang krisis ini penting melampaui Aave atau rsETH. Eksploit terbaru, menurut pandangannya, tidak mematahkan tesis tersebut, melainkan justru mengujinya di bawah tekanan (stress-test). Bank tersebut berulang kali berargumen bahwa dana yang ditokenisasi, produk pasar uang, dan rel RWA yang lebih luas dapat berkembang tajam jika infrastruktur DeFi yang mendasarinya terus matang. Menurut Kendrick, krisis Kelp, meskipun buruk, pada akhirnya dapat mempercepat proses kematangan itu alih-alih menghentikannya.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
GateUser-4e7d6b3cvip
· 05-06 07:19
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0