Ekonomi Korea Selatan Tumbuh 1,7% di Kuartal 1, Dipacu Ekspor Chip dan Pemulihan Investasi

GateNews

Berita Gerbang, 23 April — Perekonomian Korea Selatan tumbuh 1,7% pada kuartal pertama, melampaui proyeksi bank sentral sebesar 0,9% dan menandai pertumbuhan kuartalan tercepat dalam lima setengah tahun. Ekspor chip yang kuat dan pemulihan investasi mendorong ekspansi.

Ekspor naik 5,1% dan impor meningkat 3%, sementara investasi konstruksi bertambah 2,8% dan investasi fasilitas melonjak 4,8%. Kinerja yang kuat mencerminkan meningkatnya permintaan untuk chip memori canggih, khususnya High Bandwidth Memory (HBM) yang digunakan pada server AI.

Pola perdagangan telah berubah secara signifikan. Ekspor ke Taiwan, yang menjadi rumah bagi TSMC dan pusat untuk pengemasan chip canggih, mencapai $27,076 miliar. Pangsa Taiwan dalam ekspor chip memori Korea Selatan naik dari 6% pada 2020 menjadi 28,6% tahun lalu, mendekati pangsa Tiongkok sebesar 32,7%. Relokasi ini mencerminkan meningkatnya permintaan AS untuk chip AI, dengan Nvidia dan perusahaan Amerika lainnya mendorong pengadaan HBM.

Lonjakan HBM telah menciptakan tekanan pasokan. Peningkatan produksi chip HBM ber-margin tinggi mengencangkan pasokan chip memori standar untuk server, PC, dan perangkat elektronik konsumen, sehingga menaikkan harga. Dell dan HP telah memperingatkan adanya biaya yang lebih tinggi, sementara firma riset IDC memperkirakan pengiriman smartphone global akan turun 12,9% pada 2026 dan pengiriman PC turun 11,3%. Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuan di 2,5% meskipun aktivitas ekonomi lebih kuat, sementara risiko eksternal akibat ketegangan di Timur Tengah menimbulkan tantangan inflasi dan pertumbuhan.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar