Indeks saham AS turun pada Selasa karena aksi jual sektor teknologi yang lebih luas berlanjut dari sesi sebelumnya. S&P 500 turun 1,4%, Nasdaq melemah 3,3%, dan Dow Jones turun 0,1%. Para investor mulai meragukan keberlanjutan ge-der AI, dengan perhatian beralih ke laporan pendapatan Micron yang akan datang untuk mengukur kekuatan permintaan AI. Chris Low dari FHN Financial mengatakan bahwa strategi risk-off mencerminkan ketakutan bahwa euforia AI mungkin berlebihan.
Indeks Saham AS Pasca Kerugian di Tengah Aksi Jual Teknologi
S&P 500 turun 1,4% menjadi 7.365,46 pada penutupan, Nasdaq 100 anjlok 3,3% menjadi 29.347,27, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,1% menjadi 51.666,84. Russell 2000, yang melacak saham berkapitalisasi pasar kecil, turun 1%.
Di antara ETF yang melacak indeks acuan, SPDR S&P 500 ETF (SPY) tergelincir 1,3% dan Invesco QQQ Trust (QQQ) berakhir Selasa sekitar 3% lebih rendah, sementara SPDR Dow Jones Industrial Average ETF Trust (DIA) ditutup datar. VanEck Semiconductor ETF (SMH) ambruk 7%, dipimpin oleh pelemahan saham Micron (MU), Broadcom (AVGO), dan Nvidia (NVDA).
Sentimen ritel di Stocktwits untuk SPY bersifat bearish, sementara sentimen untuk QQQ dan DIA bullish, dengan volume pesan normal hingga tinggi.
Kekhawatiran Capex AI dan Melemahnya Ekuitas Korsel Dorong Sentimen Pasar
Saham teknologi dan sektor AI yang lebih besar mengalami jalan buntu sejak awal pekan karena investor mencari tanda yang dapat membenarkan permintaan AI, di tengah belanja modal multi-miliar dolar AS yang direncanakan oleh hyperscaler.
Penurunan saham Korea Selatan juga menambah kekhawatiran investor bahwa lonjakan terbaru saham teknologi dan AI mungkin dilebih-lebihkan. Samsung dan SK Hynix — dua saham yang saat ini mendominasi permainan chip memori secara global — turun pada Selasa. Investor institusional asing melepas sekitar $2,5 miliar saham Kospi.
Saham Tren: SpaceX, Backblaze, Walmart, Wendy's, Micron
SpaceX (SPCX): Investor ritel dilaporkan membeli saham SpaceX lebih dari $400 juta selama lima sesi perdagangan pertamanya, dan penawaran obligasi perdananya menarik permintaan melebihi tiga kali utang jangka panjangnya yang beredar.
Backblaze (BLZE): Perusahaan menandatangani kesepakatan senilai $335 juta berdurasi lima tahun dengan perusahaan komputasi awan CoreWeave (CRWV) untuk kapasitas penyimpanan.
Walmart (WMT): Raksasa ritel itu mengumumkan dua kesepakatan: perjanjian pembelian listrik tenaga nuklir dengan Constellation dan akuisisi Vibe.co, sebuah platform iklan connected TV (CTV) yang self-serve.
Wendy's (WEN): Rantai cepat saji itu menarik perhatian investor pada Selasa setelah menunjuk seorang eksekutif senior dari industri sebagai kepala keuangan berikutnya di tengah strategi ekspansi luar negerinya untuk menghadapi pertumbuhan yang melambat di AS.
Micron Technologies (MU): Investor menunggu hasil kuartalan pada Rabu, sementara BofA menaikkan target harga Micron sebesar 58% menjadi $1.500 dari $950, sambil mempertahankan peringkat Buy.
FAQ
Apa yang menyebabkan indeks saham AS turun pada Selasa?
Indeks saham AS turun pada Selasa karena aksi jual sektor teknologi yang lebih luas berlanjut dari sesi sebelumnya. Para investor mulai meragukan keberlanjutan ge-der AI, dengan perhatian beralih ke laporan pendapatan Micron yang akan datang untuk mengukur kekuatan permintaan AI. Chris Low dari FHN Financial mengatakan bahwa strategi risk-off mencerminkan ketakutan bahwa euforia AI mungkin berlebihan.
Bagaimana kinerja VanEck Semiconductor ETF pada Selasa?
VanEck Semiconductor ETF (SMH) anjlok 7% pada Selasa, dipimpin oleh pelemahan saham Micron (MU), Broadcom (AVGO), dan Nvidia (NVDA).
Kesepakatan apa yang diumumkan Walmart pada Selasa?
Walmart mengumumkan dua kesepakatan pada Selasa: perjanjian pembelian listrik tenaga nuklir dengan Constellation dan akuisisi Vibe.co, sebuah platform iklan connected TV (CTV) yang self-serve.