Poin-poin Utama
SUI gagal bertahan di atas resistensi $1,32 setelah optimisme Basecamp memudar, mendorong trader untuk cepat mengurangi posisi futures berleveraj selama perdagangan Rabu.
Open interest turun dari hampir $80 juta menjadi $68,45 juta saat funding rate beralih ke negatif, menandakan keyakinan bullish yang lebih lemah di seluruh pasar derivatif.
Trader kini memantau support di sekitar $1,05 sementara para pembeli berupaya membangun kembali momentum untuk pergerakan lain menuju resistensi penting $1,50 pada sesi-sesi mendatang.
SUI tergelincir kembali ke level support yang lebih rendah setelah gagal mempertahankan momentum di atas zona resistensi penting $1,30. Token ini sebelumnya menguat tajam selama beberapa sesi terakhir, didukung oleh aktivitas perdagangan yang lebih kuat dan optimisme terkait acara SUI Basecamp baru-baru ini di Miami. Namun, para pembeli dengan cepat kehilangan kendali setelah reli sempat stagnan di kisaran resistensi atas tersebut.
Aksi harga terbaru menunjukkan penolakan kuat di dekat level $1,32, tempat para penjual kembali menguasai tidak lama setelah upaya breakout. SUI juga gagal bergerak di atas moving average 200 hari, yang terus menjadi penghalang teknis utama. Akibatnya, penolakan tersebut melemahkan struktur pemulihan yang lebih luas yang sempat terbentuk di awal bulan ini.
Indikator pasar juga mencerminkan meningkatnya kelemahan di seluruh jaringan. Indikator Chaikin Money Flow turun tajam setelah sempat naik selama fase breakout, yang mengisyaratkan likuiditas mulai meninggalkan pasar lagi. Selain itu, kini trader memandang level $1 sebagai area support jangka pendek yang paling penting karena tekanan jual secara bertahap meningkat.
Aktivitas pasar futures juga menunjukkan keyakinan bullish yang memudar setelah breakout gagal. Open interest futures SUI sempat naik mendekati $80 juta selama reli, sebelum kembali turun mendekati $68,45 juta saat trader mengurangi posisi berleveraj. Selain itu, tingkat funding agregat kembali masuk ke wilayah negatif di dekat -0,0022%.
Penurunan pada open interest dan funding rate menandakan bull berleveraj mulai keluar dari posisi setelah penolakan baru-baru ini. Yang signifikan, pergerakan seperti ini sering mengindikasikan meningkatnya tekanan long liquidation, saat trader menutup posisi untuk membatasi kerugian. Pergeseran aktivitas derivatif juga memperlihatkan bahwa kepercayaan melemah setelah pasar gagal mempertahankan level yang lebih tinggi.
Sumber: TradingView
Reaksi yang meredup setelah konferensi Miami juga mengejutkan sebagian pelaku pasar yang mengharapkan adanya aksi lanjutan pembelian yang lebih kuat di ekosistem SUI. Selain itu, trader tampaknya lebih fokus pada kelemahan pasar yang lebih luas saat beberapa aset digital kehilangan momentum selama periode tersebut. Reli yang mulai meredup setelah acara tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa permintaan mungkin tidak cukup menopang breakout tanpa volume yang lebih kuat di pasar spot dan futures.
SUI kini diperdagangkan dalam kisaran kritis karena investor memantau apakah pembeli bisa mempertahankan support di dekat $1,05. Pemulihan yang lebih kuat di atas zona resistensi $1,32 berpotensi menghidupkan kembali momentum bullish dan membuka target kenaikan berikutnya di sekitar $1,50 dan $1,80. Namun, kelemahan yang berlanjut di bawah resistensi dapat meningkatkan risiko penurunan lain menuju wilayah $0,90. Volume juga tetap tidak stabil di berbagai bursa selama penurunan.
Related News
Harga SHIB Tetap Kokoh Meski Momentum Lemah di Dekat Resistance
Harga Ondo Turun di Bawah $0,40 karena Permintaan Berjangka Melemah
Harga SHIB Tetap Kokoh Meski Momentum Lemah di Dekat Resistance
Harga SUI Melemah karena Trader Futures Keluar Setelah Reli Gagal
Harga SUI Melemah karena Trader Futures Keluar Setelah Kenaikan Gagal