Menurut keterbukaan perusahaan, Super Micro Computer (SMCI) anjlok 27% menjadi $29,27 per saham pada 11 Juni, memicu penurunan S&P 500, setelah mengumumkan rencana penggalangan modal $7 miliar melalui penerbitan ekuitas dan sekuritas terkait.
Perusahaan berencana menggunakan dana tersebut untuk membeli komponen bagi server AI, setelah menerima sekitar $39 miliar dalam pesanan terbaru. Namun, analis Wall Street menilai aksi jual tajam terutama dipicu oleh tekanan pada margin laba, bukan kekhawatiran soal permintaan, karena investor khawatir terjadinya pengenceran saham dari penawaran berskala besar. Pelaku pasar memperkirakan Super Micro menghadapi kesulitan untuk meneruskan kenaikan biaya komponen kepada pelanggan di tengah persaingan yang ketat.