Kepemilikan Emas Tether Hampir 19,8 Miliar Dolar AS Setelah Pembelian Kuartal Pertama Sebanyak 6 Ton

Menurut laporan triwulanan, Tether menutup bulan Maret dengan 132 ton emas senilai sekitar $19,8 miliar, setelah membeli lebih dari 6 ton pada kuartal pertama 2026. Perusahaan itu juga mengakuisisi saham pada pedagang logam mulia berbasis di AS, Gold.com, pada Februari, dengan membentuk fasilitas sewa emas senilai $100 juta bersama investasi tersebut.

Tether mengatakan kepemilikan emasnya membuatnya menjadi salah satu pemilik emas terbesar yang diketahui di luar bank dan pemerintah. Analis JPMorgan Greg Shearer mencatat bahwa Tether membeli lebih banyak emas tahun lalu dibandingkan bank sentral mana pun kecuali Polandia.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar