Gate News pesan, 24 April — TradeStation telah mengintegrasikan Tradetron, sebuah platform otomasi, ke dalam infrastruktur eksekusinya melalui koneksi API, memungkinkan trader untuk membangun, menguji, dan mengotomatisasi strategi opsi langsung di lingkungan pialang.
Integrasi ini memungkinkan trader untuk membangun strategi opsi multi-leg (strategies involving multiple positions or conditions) melalui antarmuka visual atau model yang telah dikonfigurasi sebelumnya, memvalidasinya melalui perdagangan simulasi, dan mengotomatisasi eksekusi setelah kriteria yang telah ditentukan terpenuhi. John Bartleman, Presiden dan CEO TradeStation Group, menyatakan bahwa integrasi “memberikan cara untuk mengotomatisasi strategi, mengujinya, dan mengeksekusikannya saat kondisi terpenuhi, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas desain dan pengelolaan strategi.” Langkah ini mencerminkan tren industri yang lebih luas untuk mendemokratisasi perdagangan berbasis algoritma dengan mengurangi hambatan teknis yang sebelumnya diperlukan untuk eksekusi otomatis.
Integrasi ini hadir di tengah aktivitas perdagangan opsi yang meningkat; opsi yang terdaftar di AS melampaui 15 miliar kontrak pada 2025, menandai beberapa tahun berturut-turut dengan volume rekor. Namun, perdagangan otomatis memiliki risiko bawaan, termasuk kesalahan eksekusi, gangguan sistem, dan potensi penyimpangan antara kinerja (historically simulated) yang diuji sebelumnya dan kondisi pasar langsung, terutama selama volatilitas. Trader harus merancang dan memantau strategi dengan saksama untuk mengurangi risiko ini.