Menteri Keuangan Bessent Menegaskan Kembali Tidak Ada CBDC AS di Bawah Pemerintahan Trump

GENIUS-30,31%

Menteri Keuangan AS Scott Bessent kembali menegaskan pada konferensi pers Gedung Putih pada 28 Mei 2026 bahwa pemerintahan Trump tidak akan mengizinkan central bank digital currency (CBDC), dengan menyatakan sistem seperti itu “bukan pilihan.” Bessent menekankan fokus pemerintahan untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai pusat aset digital dengan membawa aktivitas lepas pantai ke daratan melalui kerangka regulasi. Pernyataan ini muncul saat legislasi stablecoin GENIUS telah lolos dengan dukungan bipartisan dan Clarity Act terus bergerak melalui Kongres setelah lebih dulu lolos di Komite Perbankan Senat pada awal Mei 2026. Bessent menyebut kekhawatiran pengawasan pemerintah sebagai alasan utama menentang CBDC, dengan berargumen bahwa pelacakan mata uang digital akan berarti pengawasan federal yang tidak dapat diterima terhadap transaksi warga. Sikap pemerintahan tersebut sejalan dengan beberapa legislator Partai Republik yang menentang pengembangan CBDC, sementara upaya legislatif untuk mengatur sektor aset digital yang lebih luas mendapatkan momentum melalui kemajuan Clarity Act meski masih ada perdebatan mengenai ketentuan etika dan struktur insentif stablecoin.

Pernyataan Briefing Bessent tentang Kebijakan Aset Digital

Dalam briefing pers Gedung Putih 28 Mei 2026, Bessent mengatakan: “Pemerintahan ini sangat jelas, tidak akan ada central bank digital currency, yang menurut saya akan menjadi langkah pertama menuju pelacakan, jadi kami sudah mengeluarkannya dari meja. Hal paling penting yang bisa kita lakukan adalah membuat aset digital masuk ke Amerika Serikat.” Menteri Keuangan itu menggambarkan lingkungan aset digital lepas pantai saat ini sebagai “barat liar, barat liar,” sambil mendorong kerangka regulasi yang membawa aktivitas ke bawah yurisdiksi AS. Bessent secara spesifik menyinggung disahkannya legislasi stablecoin GENIUS secara bipartisan dan mendesak Kongres untuk menyelesaikan pekerjaan pada Clarity Act, dengan mengatakan: “Saya mendorong Dewan Perwakilan dan Senat untuk menyelesaikan Clarity.”

Status Legislasi RUU Aset Digital

Clarity Act lolos di Komite Perbankan Senat pada Mei 2026 setelah beberapa penundaan yang dipicu perdebatan antara kelompok lobi perbankan AS dan pendukung kripto. Sengketa berpusat pada ketentuan insentif stablecoin dan kekhawatiran tentang bahasa etika dalam RUU tersebut. Legislasi stablecoin GENIUS telah lolos dengan dukungan bipartisan, menurut pernyataan Bessent saat briefing. Jaret Seiberg, managing director di Washington Research Group milik TD Cowen, mengatakan dalam catatan sebelumnya pada awal Mei 2026 bahwa Clarity Act akan membutuhkan standar konflik kepentingan yang berlaku bagi Presiden AS untuk mendapatkan dukungan Demokrat yang cukup agar RUU tersebut lolos.

Konteks Historis Sikap Bessent terhadap CBDC

Bessent sebelumnya menyatakan selama sidang pencalonannya pada Januari 2025 bahwa ia melihat “tidak ada alasan” untuk CBDC AS, dengan mengkarakterisasi sistem seperti itu hanya sesuai untuk negara yang tidak memiliki opsi investasi alternatif. Beberapa legislator Partai Republik telah menentang pengembangan CBDC dengan alasan bahwa hal itu dapat memungkinkan pengawasan pemerintah terhadap transaksi warga. Pernyataan Bessent pada 28 Mei 2026 mencerminkan kelanjutan dari sikap yang dibangun selama proses konfirmasinya.

Target Regulasi Aset Digital Trump

Presiden Trump memposting di Truth Social pada 27 Mei 2026, menyatakan pemerintahannya akan mengkodifikasi struktur pasar aset digital yang “tahan masa depan” yang tidak bisa dibatalkan oleh “para pembenci kripto.” Pernyataan tersebut mendahului briefing Bessent pada 28 Mei 2026 satu hari dan memperkuat tujuan pemerintahan untuk memimpin regulasi aset digital global.

FAQ

Apa yang Bessent katakan tentang CBDC pada 28 Mei 2026?
Bessent menyatakan dalam briefing pers Gedung Putih bahwa CBDC “bukan pilihan” di bawah pemerintahan Trump, dengan mengutip kekhawatiran bahwa sistem seperti itu akan memungkinkan pelacakan pemerintah atas transaksi warga. Ia menekankan fokus pemerintahan untuk menjadikan AS sebagai pusat aset digital dengan membawa aktivitas lepas pantai ke daratan.

Apa status terkini Clarity Act?
Clarity Act lolos di Komite Perbankan Senat pada Mei 2026 setelah penundaan yang disebabkan perdebatan tentang insentif stablecoin dan bahasa etika. Analis TD Cowen Jaret Seiberg menyatakan pada Mei 2026 bahwa RUU tersebut perlu standar konflik kepentingan yang berlaku bagi Presiden AS untuk memperoleh dukungan Demokrat yang cukup agar RUU tersebut lolos.

Kapan Bessent pertama kali menyatakan penentangan terhadap CBDC AS?
Bessent menyatakan selama sidang pencalonannya pada Januari 2025 bahwa ia melihat “tidak ada alasan” untuk CBDC AS, dengan mengkarakterisasi sistem seperti itu hanya sesuai untuk negara tanpa opsi investasi alternatif.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar