Menurut Jin10, pada 10 Juni, Presiden Trump mengancam akan melakukan tindakan militer yang berat terhadap Iran jika tidak ada kesepakatan damai yang dicapai, dengan menyatakan AS akan melancarkan "serangan yang sengit" dan melanjutkan operasi pemboman. Trump menyinggung tindakan Iran yang menembak jatuh helikopter Apache di Selat Hormuz, sambil menegaskan bahwa AS berhak untuk melancarkan serangan kembali.
Trump juga menyatakan harapan untuk mencapai kesepakatan yang bermakna dengan Iran, menyebutnya sebagai "kesepakatan yang baik" yang seharusnya ditandatangani Iran. Ia menuturkan Iran terus memberi tekanan kepada AS dan mengatakan pihak administrasinya akan memantau bagaimana perkembangan perundingan.