Pesan Berita Gate, 28 April — Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC) telah menasihati pembeli utama minyak mentah untuk memindahkan operasi pemuatan dari Selat Hormuz ke pelabuhan Fujairah di pesisir Teluk Oman, dengan tujuan mengurangi risiko dari ketegangan geopolitik regional yang memengaruhi pengangkutan energi.
Pelabuhan Fujairah, yang terletak di luar Selat Hormuz, memungkinkan kapal tanker mengakses Laut Arab tanpa memasuki perairan yang sensitif serta berfungsi sebagai jalur ekspor cadangan yang penting bagi UAE sebagai respons terhadap risiko kemungkinan penutupan selat. Pelabuhan ini didukung oleh pipa ADCOP (Habshan-Fujairah), yang secara langsung mengangkut minyak mentah Abu Dhabi ke terminal ekspor pesisir timur, sepenuhnya menghindari Selat Hormuz.
Seiring ketegangan di Timur Tengah berlanjut, UAE secara proaktif menata ulang jalur ekspor minyak mentahnya untuk meningkatkan stabilitas pasokan dan daya saing pasar. Pelabuhan Fujairah sedang beralih dari pusat bunkering tradisional menjadi hub ekspor energi global yang penting karena semakin banyak pembeli memindahkan operasi pemuatan mereka ke fasilitas tersebut.
Related News
Situasi antara Iran dan AS kembali mengalami perubahan: minyak mentah Brent menembus 108 dolar, pasar kripto tertekan
Tunduk sanksi miliarder Rusia “yacht” melintasi Selat Hormuz, Iran membuka jalur berdasarkan kesepakatan
Goldman Sachs menaikkan target harga minyak kuartal keempat hingga di atas 90 dolar! Peringatkan kapasitas produksi minyak mentah bisa mengalami kerusakan permanen