Menurut BlockBeats, pada 18 Mei pasar obligasi global mengalami aksi jual tajam karena investor berlari menyusul kekhawatiran percepatan inflasi. Imbal hasil U.S. Treasury tenor 30 tahun melonjak hingga 5,16%, mencapai level tertingginya sejak Oktober 2023, setelah harga minyak melanjutkan kenaikannya akibat tekanan Presiden Trump pada Iran terkait negosiasi penyelesaian perang. Imbal hasil obligasi Treasury tenor 10 tahun dan 2 tahun juga menyentuh level tertinggi dalam hampir 15 bulan, masing-masing berada di 4,63% dan 4,10%. Imbal hasil obligasi 30 tahun Jepang melonjak 20 basis poin menjadi 4,2%, menandai level tertingginya sejak penerbitan pada 1999.
Related News
Trump memperingatkan Iran bahwa waktu perundingan telah habis, Bitcoin turun kembali ke 77 ribu dolar AS
Prakiraan Likuiditas Kripto Berubah Setelah Jeda The Fed
Retakan di Pasar Obligasi AS Terlihat saat Treasury 30 Tahun Menembus 5% untuk Pertama Kalinya Sejak 2007