AS dan Iran Menandatangani Memorandum Gencatan Senjata saat Israel Terus Melakukan Serangan di Lebanon, 4 Prajurit Terluka

Berdasarkan data Jin10 yang disusun pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman elektronik yang sudah berlaku. Namun, Menteri Luar Negeri Iran Araghchi menyatakan perjanjian itu harus mencakup Israel menghentikan operasi militernya terhadap Lebanon, dan Trump memperingatkan bahwa jika tidak puas dengan ketentuan, ia akan melanjutkan kampanye pengeboman.

Sementara itu, Israel terus melancarkan operasi militer terhadap Lebanon meski ada perjanjian gencatan senjata. Pasukan Pertahanan Israel melaporkan 4 tentaranya terluka dalam serangan drone di Lebanon selatan, sementara pasukan Israel meluncurkan 10 rudal yang menargetkan wilayah Nabbatieh. Menteri Keuangan Israel menyatakan negara tersebut tidak akan menarik diri dari Lebanon, dengan mengatakan militer akan tetap berada di sana selama Hizbullah masih bersenjata. Komando Angkatan Bersenjata Iran mengeluarkan peringatan tegas terhadap Israel karena melanggar kesepakatan gencatan senjata Lebanon.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar