Dolar AS Menguat setelah Imbal Hasil Treasury Mencapai Puncak 10 Bulan; Harga Minyak Melonjak di Tengah Ketegangan dengan Iran

US2,94%

Menurut FinanceFeeds, per 16 Mei, dolar AS sedang menguat di tengah data ekonomi yang kuat dan imbal hasil Treasury yang meningkat, dengan imbal hasil 10-tahun mencapai level tertinggi dalam 10 bulan. Penjualan ritel dan produksi industri yang tangguh telah mengangkat estimasi PDB kuartal 2 dari Atlanta Fed menjadi 4,0%, sementara para trader kini memperhitungkan peluang 50% terjadinya kenaikan suku bunga hingga akhir tahun, menarik modal global ke aset berbasis dolar.

Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran telah mendorong Brent naik ke $107 per barel dan WTI di atas $100 per barel akibat kekhawatiran pemblokiran di Selat Hormuz, memicu ketakutan inflasi global. Emas turun lebih dari 2% karena investor meninggalkan bullion tanpa imbal hasil demi US Treasuries yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi, sementara Pound Inggris melemah di tengah ketidakstabilan politik dan prospek pertumbuhan Zona Euro dipangkas menjadi 0,8%.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar