Menurut laporan, futures bensin AS turun di bawah $3,60 per galon pada 24 April karena pasar memperkirakan meredanya ketegangan di Timur Tengah. Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian sementara upaya yang mengarahkan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz, sehingga memberi ruang untuk perundingan terakhir dengan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik, sambil tetap mempertahankan blokade pada pelabuhan-pelabuhan Iran. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa perjanjian gencatan senjata di Timur Tengah masih berlaku dan operasi militer AS besar pertama terhadap Iran telah selesai, yang ikut menstabilkan sentimen pasar. Badan Informasi Energi AS melaporkan bahwa untuk pekan yang berakhir pada 24 April, permintaan bensin meningkat sementara persediaan menurun dan produksi turun sedikit.