Menurut laporan CNN pada 10 Mei, pesawat militer pengintai AS telah melakukan setidaknya 25 penerbangan di dekat Kuba sejak 4 Februari, dengan operasinya mendekati dalam jarak 64 kilometer dari garis pantai di sekitar Havana dan Santiago. Penerbangan tersebut melibatkan pesawat berawak P-8A dan RC-135C serta drone nirawak MQ-4C yang menjalankan misi pengintaian, pengawasan, dan pengumpulan sinyal elektronik. Analisis CNN terhadap data penerbangan yang tersedia untuk publik menunjukkan bahwa frekuensi dan kedekatan operasi ini menandakan peningkatan yang signifikan dibanding pola historis.
Related News
Malaysia Mengambil Langkah Hukum terhadap Meta atas Akun Palsu Rajasaat-Raja
Ekosistem baru untuk Space Computing milik NVIDIA hadir, Space-1 Vera Rubin mengirimkan daya komputasi AI kelas pusat data ke luar angkasa
Departemen Pertahanan AS merilis 161 dokumen alien, meme coin UFO Solana melonjak tajam