Menurut investigasi CNN, fasilitas militer AS di 16 lokasi di 8 negara Timur Tengah mengalami kerusakan akibat serangan Iran pada 1 Mei, dengan beberapa fasilitas menjadi tidak dapat beroperasi. Investigasi tersebut, yang didasarkan pada puluhan citra satelit dan wawancara dengan pejabat AS dan Arab Teluk, menunjukkan bahwa sebagian besar lokasi penempatan AS di kawasan itu terdampak. Target utama Iran mencakup sistem radar canggih, infrastruktur komunikasi, dan pesawat. Departemen Pertahanan AS memperkirakan pengeluaran saat ini untuk konflik dengan Iran sebesar 25 miliar dolar AS, meski seorang sumber yang berinformasi menyebut pengeluaran sebenarnya dapat mendekati 40–50 miliar dolar AS.
Related News
Ratusan Wallet Ethereum Diretas Secara Simultan, Aset Dipindahkan
Situasi di Timur Tengah mengalami titik balik: minyak mentah turun, sementara Bitcoin naik; saham AS mencetak rekor tertinggi baru
Iran menanggapi rancangan perdamaian dari pihak AS: harga minyak turun hampir 2%, tanda-tanda perubahan perang mulai muncul