Anggota Senat AS: RUU CLARITY akan segera diputuskan paling cepat sebelum Agustus, dengan ketentuan moral sebagai prasyarat utama

CLARITY法案時間表

Senator Amerika Serikat Kirsten Gillibrand pada 6 Mei di ajang Consensus 2026 menyatakan bahwa jika RUU CLARITY mencapai konsensus mengenai perlindungan konsumen, pengawasan keuangan ilegal, dan ketentuan etika, serta rancangan undang-undang struktur pasar dapat digabungkan dengan versi Komite Pertanian Senat, dan memastikan ketentuan etika dimasukkan, maka Senat dapat melakukan pemungutan suara sebelum 10 Agustus.

Gillibrand Mengajukan Tiga Prasyarat

Berdasarkan laporan Cointelegraph, dalam pidatonya di Consensus 2026, Gillibrand secara tegas meminta agar tiga isu berikut harus diselesaikan sebelum pemungutan suara:

Perlindungan konsumen: memastikan hak dasar investor di pasar aset digital

Pengawasan keuangan ilegal: memperkuat mekanisme anti pencucian uang dan anti pendanaan terorisme

Ketentuan etika: melarang secara jelas anggota parlemen, pejabat pemerintah tingkat tinggi, serta pejabat publik seperti presiden dan wakil presiden, untuk memperoleh keuntungan dari industri terkait kripto melalui jabatan mereka

Gillibrand dalam pernyataannya secara langsung mengatakan: “Jika kita tidak memasukkan ketentuan etika, tidak ada yang akan memberikan suara setuju untuk undang-undang ini. Kita tidak bisa mengizinkan anggota Kongres, pejabat pemerintah tingkat tinggi, presiden atau wakil presiden memanfaatkan relasi internal mereka untuk mendapatkan keuntungan dari industri-industri ini. Ini adalah bentuk transaksi hak yang paling buruk.”

Kondisi Legislasi RUU CLARITY dan Progres di Komite Senat

Berdasarkan laporan Cointelegraph, per 7 Mei 2026, Komite Perbankan Senat (Senate Banking Committee) belum menjadwalkan ulang pembahasan RUU CLARITY; rencana sebelumnya telah ditunda pada Januari 2026.

Pada Januari 2026, CEO Coinbase Brian Armstrong menyatakan bahwa bursa tersebut tidak dapat mendukung versi RUU yang ada, dan setelah itu, beberapa perusahaan kripto serta para pendukung juga secara terbuka menentang ketentuan yang melibatkan keuangan terdesentralisasi (DeFi), stablecoin, dan saham ters token.

Pada akhir April 2026, Komite Perbankan Senat mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan terkait masalah hasil stablecoin (stablecoin yield), namun kesepakatan itu tidak mencakup isu konflik kepentingan pejabat publik.

Respons Industri dan Data Prediksi Pasar

Berdasarkan laporan Cointelegraph, pada 6 Mei 2026 di Consensus 2026, CEO Ripple Brad Garlinghouse menyatakan bahwa legislator harus membahas RUU CLARITY dalam dua pekan ke depan untuk mencegah RUU tersebut tertunda akibat jadwal pemilihan paruh waktu.

Mantan komisioner CFTC dan CEO Blockchain Association Summer Mersinger pada hari yang sama dalam diskusi panel terkait struktur pasar di Consensus 2026 mengatakan: “Selalu ada peluang untuk bertindak, sangat penting, tetapi kejadian mendadak selama masa reses Agustus juga bisa membuat masalah itu kembali mendapat perhatian.”

Per 7 Mei 2026, data platform pasar prediksi Polymarket menunjukkan probabilitas penetapan harga bahwa RUU CLARITY akan selesai menjadi undang-undang sebelum akhir 2026 sebesar 65%. Data platform Kalshi menunjukkan probabilitas penetapan harga sebesar 49% untuk selesai menjadi undang-undang sebelum Agustus 2026.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Prasyarat apa yang diajukan Gillibrand untuk pemungutan suara RUU CLARITY?

Berdasarkan laporan Cointelegraph tentang ajang Consensus 2026, Gillibrand pada 6 Mei 2026 menyatakan bahwa sebelum pemungutan suara Senat, tiga isu—perlindungan konsumen, pengawasan keuangan ilegal, dan ketentuan etika—harus diselesaikan. Ia juga menegaskan bahwa ketentuan etika harus melarang pejabat publik secara jelas memperoleh keuntungan dari industri kripto melalui jabatan mereka.

Bagaimana progres pemeriksaan RUU CLARITY di Senat saat ini?

Berdasarkan laporan Cointelegraph, per 7 Mei 2026, Komite Perbankan Senat belum menjadwalkan ulang pembahasan RUU CLARITY. Rencana sebelumnya telah ditunda pada Januari 2026, dengan perbedaan utama terkait ketentuan yang berhubungan dengan DeFi, stablecoin, dan saham tokenisasi.

Bagaimana pasar prediksi menilai probabilitas legislasi RUU CLARITY?

Hingga 7 Mei 2026, pedagang di platform Polymarket menetapkan probabilitas RUU CLARITY selesai menjadi undang-undang sebelum akhir 2026 sebesar 65%; di platform Kalshi, probabilitas selesai sebelum Agustus sebesar 49%.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar