MetaMask, dompet kustodian mandiri yang dikembangkan oleh Consensys, meluncurkan akses ke saham, ETF, dan komoditas tokenisasi AS melalui Ondo Global Markets di jaringan Ethereum. Mulai hari Selasa, pengguna yang memenuhi syarat di negara-negara di luar AS dapat memperdagangkan 200 aset kripto seperti emas, perak, dan saham melalui MetaMask Swaps dengan menukar USDC dengan token GM Ondo, yang dipatok 1:1 ke aset dasar.
Awalnya, fitur ini hanya tersedia di MetaMask mobile, sedangkan versi desktop diharapkan akan diluncurkan pada akhir Februari. MetaMask akan memblokir akses di 30 wilayah, termasuk AS, Kanada, EEA, dan Inggris, melalui pemeriksaan alamat IP.
Langkah ini mencerminkan tren mengintegrasikan aset dunia nyata (RWA) ke dalam dompet kripto. Sebelumnya, Trust Wallet juga mengintegrasikan aset Ondo, dan Coinbase sedang mengembangkan platform RWA-nya sendiri. MetaMask juga telah bermitra dengan Polymarket untuk mengintegrasikan pasar prediksi di aplikasi seluler.