Arkham Exchange Beralih ke Model DEX, CEO Tepis Penutupan

CryptoFrontNews
  • CEO Miguel Morel mengatakan Arkham Exchange beralih dari operasi terpusat ke model yang sepenuhnya terdesentralisasi.

  • Volume harian mendekati $702K memicu kekhawatiran keberlanjutan karena platform tertinggal dari bursa utama.

Analitik Arkham Intelligence tetap aktif meskipun pasar sedang menurun dan restrukturisasi bursa berlangsung.

Arkham Exchange tidak akan ditutup meskipun ada laporan yang menunjukkan aktivitas perdagangan yang lemah, menurut CEO Miguel Morel. Setelah muncul rumor penutupan, Morel mengatakan bahwa platform sedang beralih ke model bursa yang sepenuhnya terdesentralisasi. Komentar ini menanggapi spekulasi terkait volume rendah dan muncul saat pasar kripto yang lebih luas menghadapi tekanan yang berkelanjutan.

CEO Menolak Laporan Penutupan, Konfirmasi Perubahan Strategis

Morel mengatakan Arkham Exchange sedang beralih dari struktur terpusat ke platform yang terdesentralisasi. Dia menegaskan bahwa bursa tetap aktif, meskipun ada klaim yang menyatakan operasi telah berakhir. Menurut Morel, desain ulang ini mencerminkan perubahan struktur bukan penutupan.

Arkham Exchange diluncurkan pada akhir 2024 setelah Arkham Intelligence mengumumkan rencana untuk masuk ke perdagangan kripto pada Oktober tahun itu. Platform ini bertujuan bersaing dengan bursa utama, termasuk Binance, dengan menawarkan produk yang berfokus pada ritel. Namun, aktivitas perdagangan gagal mencapai tingkat yang terlihat di venue yang lebih besar.

Pada awal 2025, Arkham Exchange memperluas akses perdagangan spot di beberapa negara bagian AS. Pada Desember, platform ini juga merilis aplikasi perdagangan mobile untuk meningkatkan keterlibatan. Meski upaya ini dilakukan, volume yang dilaporkan tetap terbatas.

Volume Perdagangan Tertinggal Sementara Data Menyoroti Posisi Pasar

Data CoinGecko menunjukkan Arkham Exchange mencatat sekitar $702.591 dalam volume perdagangan selama 24 jam terakhir. Meskipun angka ini naik 33,9% dalam sehari, tetap kecil dibandingkan dengan bursa terkemuka. Data ini memicu laporan yang mempertanyakan keberlanjutan platform.

Sementara itu, Arkham Intelligence terus menjalankan bisnis analitik intinya. Didirikan pada 2020, perusahaan melaporkan lebih dari tiga juta pengguna terdaftar. Mereka melacak aktivitas on-chain, termasuk pergerakan dompet besar, di berbagai blockchain.

Pendukung Arkham termasuk Sam Altman, Draper Associates, Binance Labs, dan Bedrock. Perusahaan juga mempertahankan token asli mereka, ARKM. Untuk saat ini, layanan analitik mereka tetap tidak terpengaruh oleh perubahan pada platform perdagangan.

Kelemahan Pasar Menambah Tekanan di Seluruh Sektor Kripto

Laporan ini muncul di tengah penurunan yang lebih luas di pasar aset digital. Menurut Walter Bloomberg di X, harga kripto menurun menjelang rilis data ekonomi utama AS. Data ini meliputi laporan pekerjaan dan inflasi yang dapat mempengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve.

Pada saat yang sama, permintaan untuk perlindungan downside meningkat di saham terkait kripto, termasuk Coinbase dan MicroStrategy. Data CoinMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar total kripto turun 1,98% menjadi $2,29 triliun. Lingkungan ini menambah tekanan pada platform perdagangan yang lebih kecil.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar