Bitcoin Memasuki Hitung Mundur 100.000 Blok Menuju Halving 2028
Jaringan Bitcoin secara resmi telah melampaui tonggak hitung mundur kunci dengan sekitar 100.000 blok tersisa sebelum peristiwa halving berikutnya yang dijadwalkan terjadi pada awal hingga pertengahan 2028. Halving Bitcoin terjadi secara otomatis setiap 210.000 blok dan menurunkan subsidi blok yang dibayarkan kepada para penambang sebesar 50%, sebuah mekanisme yang menjadi pusat dari kebijakan moneter tetap Bitcoin. Berbeda dari mata uang fiat di mana bank sentral memperluas jumlah uang beredar, jadwal penerbitan Bitcoin ditanamkan secara permanen ke dalam protokol jaringan dan dibatasi pada pasokan maksimum 21 juta koin. Berdasarkan waktu rata-rata produksi blok Bitcoin sekitar 10 menit, halving berikutnya diproyeksikan berlangsung pada awal hingga pertengahan 2028, meskipun waktu pastinya akan bergantung pada penyesuaian kesulitan penambangan di masa depan serta kondisi tingkat hash jaringan.
## Mekanisme Halving dan Penurunan Pasokan
Halving terbaru terjadi pada April 2024 di ketinggian blok 840.000, menurunkan imbalan penambang dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok. Halving yang akan datang akan menurunkan penerbitan lebih lanjut menjadi 1,5625 BTC per blok. Dengan laju penerbitan saat ini setelah halving 2024, sekitar 450 BTC baru masuk ke peredaran setiap hari. Setelah halving berikutnya, angka itu akan turun menjadi sekitar 225 BTC per hari, sehingga makin memperketat pasokan baru Bitcoin yang masuk ke pasar.
Analis sering menyebut penurunan penerbitan pasokan yang bisa diprediksi sebagai salah satu karakteristik ekonomi khas Bitcoin. Secara historis, halving Bitcoin terjadi pada 2012, 2016, 2020, dan 2024, dengan periode halving sebelumnya diikuti apresiasi harga yang besar pada bulan-bulan serta tahun-tahun berikutnya.
## Adopsi Institusional dan Dinamika Pasar
Mendekati halving berikutnya terjadi pada masa partisipasi institusional di pasar Bitcoin yang berkembang pesat. Sejak persetujuan ETF spot Bitcoin AS, arus institusional telah menjadi faktor dominan yang memengaruhi pembentukan harga dan likuiditas pasar. ETF spot Bitcoin AS kini secara kolektif mengelola aset senilai lebih dari $100 miliar, sehingga meningkatkan eksposur institusional secara dramatis terhadap kelas aset tersebut.
Pelaku pasar mencatat bahwa pasokan peredaran Bitcoin yang tersedia untuk diperdagangkan terus menyusut selama pemegang jangka panjang, ETF, kustodian, dan perbendaharaan korporasi mengakumulasi koin. Dikombinasikan dengan jadwal penerbitan yang menurun, dinamika pasokan telah bergeser dibanding siklus halving sebelumnya.
## Ekonomi Industri Penambangan dan Konsolidasi
Ekonomi penambangan Bitcoin menjadi semakin kompetitif setelah setiap siklus halving. Imbalan blok yang lebih rendah menurunkan pendapatan penambang kecuali diimbangi oleh harga Bitcoin yang lebih tinggi atau peningkatan aktivitas biaya transaksi. Perusahaan-perusahaan penambang telah mempercepat upaya konsolidasi dan ekspansi infrastruktur setelah halving 2024.
Perusahaan penambangan besar yang tercatat secara publik termasuk Marathon Digital, Riot Platforms, CleanSpark, dan Core Scientific terus berinvestasi besar-besaran pada peningkatan ASIC dan infrastruktur energi untuk menjaga profitabilitas di tengah kondisi penerbitan yang lebih rendah.
Seiring imbalan blok terus menurun pada siklus-siklus mendatang, biaya transaksi diperkirakan akan memainkan peran yang lebih besar dalam menjaga insentif penambang dan keamanan jaringan. Pendapatan biaya transaksi berfluktuasi selama periode aktivitas jaringan yang tinggi dalam dua tahun terakhir, didorong sebagian oleh inskripsi Ordinals, token BRC-20, serta meningkatnya kebutuhan penyelesaian on-chain.
Total tingkat hash jaringan Bitcoin terus mencapai rekor tertinggi baru meskipun penerbitan berkurang setelah halving 2024, mencerminkan investasi berkelanjutan ke infrastruktur penambangan dan persaingan untuk produksi blok. Hitung mundur halving menegaskan narasi besar Bitcoin sebagai aset digital yang langka dengan jadwal pasokan yang dapat diprediksi, sekaligus menjadi salah satu indikator jangka panjang yang paling banyak dipantau dalam pasar kripto.