Bitcoin Turun ke $76.000 di Tengah Arus Keluar ETF dan Tekanan Makro

BTC0,26%
ETH0,18%
IBIT-2,92%

Bitcoin jatuh di bawah level $77.000 dan sempat menyentuh $76.000 selama perdagangan semalam ketika penjualan institusional menguat di seluruh pasar aset digital. Penurunan ini menjadi salah satu koreksi jangka pendek paling tajam Bitcoin pada 2026 dan memicu likuidasi besar-besaran di bursa derivatif kripto. Data pasar dari platform perdagangan utama menunjukkan Bitcoin turun lebih dari 8% dalam 24 jam sebelum stabil sedikit di atas level $76.000. Pasar kripto yang lebih luas juga bergerak tajam lebih rendah, dengan Ethereum turun di bawah $3.400 sementara beberapa altcoin berkapitalisasi besar mencatat kerugian persentase dua digit selama sesi.

Para analis mengaitkan aksi jual terutama pada memburuknya kondisi makroekonomi dan arus keluar institusional yang terus berlanjut dari spot exchange-traded fund (ETF) Bitcoin. ETF spot Bitcoin AS mencatat lebih dari $600 juta arus keluar bersih pada sesi perdagangan sebelumnya, menandai penarikan terbesar dalam satu hari sejak Januari. BlackRock's IBIT dan Fidelity's FBTC menyumbang sebagian besar arus keluar tersebut. Penurunan terjadi setelah data inflasi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga tetap tinggi untuk waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Imbal hasil Treasury melonjak tajam setelah rilis inflasi, menekan aset berisiko termasuk saham, saham teknologi, dan kripto.

## Pasar Derivatif Mengalami Likuidasi Berat

Pasar derivatif kripto mengalami likuidasi berat selama aksi jual. Data dari Coinglass menunjukkan lebih dari $1,4 miliar posisi kripto berleveraged dilikuidasi dalam 24 jam, dengan posisi long menyumbang mayoritas besar penutupan paksa. Open interest futures Bitcoin juga turun signifikan ketika para trader mengurangi eksposur leverage di tengah volatilitas yang meningkat.

Penurunan tajam itu menyingkap leverage yang makin besar dalam pasar derivatif kripto. Funding rate di pasar perpetual futures sempat tetap tinggi selama beberapa pekan terakhir, mengindikasikan posisi bullish yang makin agresif sebelum koreksi. Saat Bitcoin jatuh melewati level dukungan teknis kunci di sekitar $80.000 dan $78.000, likuidasi otomatis mempercepat momentum pelemahan harga ke bawah di bursa terpusat. Beberapa altcoin mengalami penurunan yang lebih dalam karena kondisi likuiditas memburuk selama puncak periode penjualan.

## Posisi Institusional Berbalik Arah

Pergerakan turun ini menandai pembalikan besar dari tren akumulasi institusional sebelumnya yang terlihat sepanjang April dan awal Mei. ETF spot Bitcoin sebelumnya menarik miliaran dolar dalam arus masuk kumulatif, yang membantu mendorong Bitcoin melewati ambang $80.000 lebih awal pada kuartal tersebut. Para pelaku pasar semakin memandang arus dana ETF sebagai salah satu pendorong paling penting untuk pergerakan harga Bitcoin jangka pendek. Sejak persetujuan ETF spot Bitcoin AS, alokasi modal institusional menjadi kekuatan dominan dalam likuiditas pasar kripto dan momentum arah.

Sejumlah analis mencatat bahwa kecepatan koreksi mencerminkan tekanan makroekonomi dan posisi institusional yang sudah terlalu padat. Hedge fund dan manajer aset yang telah mengakumulasi eksposur Bitcoin melalui ETF dan produk derivatif lebih awal tahun ini mengurangi risiko setelah sentimen pasar yang lebih luas memburuk tajam. Data on-chain menunjukkan akumulasi berlanjut oleh pemegang jangka panjang meskipun trader jangka pendek keluar dari posisi selama penurunan. Bitcoin tetap jauh di atas level yang terlihat pada awal 2025 meski koreksi baru-baru ini.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar