Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan China Kolonel Jiang Bin pada 18 Mei, China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mempertahankan kedaulatan wilayah serta hak-hak maritimnya sebagai respons atas pembangunan infrastruktur Filipina di pulau-pulau yang ditempati secara ilegal. Pernyataan tersebut secara spesifik menyebut penolakan terhadap rencana ekspansi Filipina di Pulau Zhongye dan Pulau Mahuan, seraya menegaskan kembali bahwa kedaulatan China atas Laut China Selatan dan perairan sekitarnya tidak dapat disangkal.
Related News
Jaringan penipuan Asia Tenggara berpindah ke Sri Lanka; pada 2026, lebih dari seribu tersangka asing telah ditangkap
Raksasa AI Tiongkok Menghadapi Kesenjangan Komersialisasi Meski Ada Pertunjukan Robot
Iran menanggung kapal-kapal di Selat Hormuz dengan Bitcoin, dengan estimasi pendapatan tahunan mencapai 10 miliar.