Perusahaan AI China Meningkatkan Permintaan Ruang Kantor hingga 3x dari Tahun ke Tahun, Memangkas Tingkat Kekosongan di Hangzhou dan Shenzhen dari 30% ke 20%

Menurut data UBS yang dilaporkan oleh The Economist, kebutuhan ruang kantor perusahaan-perusahaan AI di China mencapai 3 kali lipat dari level bulan Maret tahun lalu. Menyusul lonjakan DeepSeek dan transformasi AI Alibaba, tingkat kekosongan kantor di pusat-pusat teknologi seperti Hangzhou dan Shenzhen turun tajam dari 30% pada akhir 2025 menjadi sekitar 20%.

Keputusan pengadilan di Hangzhou pada akhir April juga turut mendorong permintaan ruang kantor, karena pengadilan memutuskan bahwa perusahaan tidak dapat langsung menggunakan AI untuk menggantikan karyawan. Selain itu, ekspansi perusahaan-perusahaan AI telah meningkatkan permintaan ruang kantor dari firma akuntansi, firma konsultan, dan firma hukum.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar