Sistem AI di Glendale Community College mengalami gangguan, upacara sempat ditunda dua kali lalu dibacakan secara manual

MarketWhisper

格倫代爾社區學院AI故障

Menurut laporan AZFamily, di acara wisuda yang diadakan oleh Glendale Community College (GCC) pada 15 Mei, sistem pembaca nama berbasis AI yang digunakan mengalami gangguan: nama yang tampil di layar tidak sesuai dengan nama lulusan yang naik ke panggung, sebagian nama lulusan dilewati, dan acara setidaknya dua kali terhenti. Setelah mendapat reaksi kuat dari penonton, pihak sekolah segera mengubah keputusan, sehingga para lulusan yang terdampak dapat kembali naik ke panggung, dan nama kemudian dibacakan secara manual.

Konfirmasi lengkap kronologi kejadian

Berikut urutan kejadian yang dikonfirmasi oleh laporan AZFamily:

Perilaku gangguan: nama yang dibacakan tidak sesuai dengan lulusan yang naik ke panggung; nama di bagian bawah layar berhenti berubah (sistem membeku)

Gangguan pada acara: acara setidaknya sempat berhenti dua kali

Penjelasan kepala sekolah: Hernandez naik ke panggung untuk menjelaskan dan meminta maaf, memicu penonton untuk bersorak dengan suara tidak setuju

Keputusan awal: lulusan yang namanya terlewati diumumkan bahwa mereka tidak dapat kembali naik ke panggung

Keputusan dibalik: setelah reaksi kuat dari penonton, sekolah mengubah keputusan dan mengizinkan lulusan yang terdampak untuk kembali naik ke panggung

Penanganan lanjutan: nama lulusan dibacakan secara manual

Konfirmasi penjelasan kepala sekolah di lokasi acara

Tiffany Hernandez menyatakan di lokasi acara: “Kondisinya seperti ini. Kami sedang menggunakan sistem kecerdasan buatan (AI) baru sebagai pembaca. Ya, benar. Ya, benar. Ini menjadi pelajaran bagi kami.” Pernyataan ini memicu penonton untuk bersorak tidak setuju, dan ia juga meminta maaf atas kejadian tersebut.

Pernyataan resmi yang kemudian dirilis oleh Glendale Community College dan Maricopa Community Colleges menyatakan: “Dalam salah satu acara wisuda kami, terjadi masalah teknis yang memengaruhi pembacaan nama sebagian lulusan. Meski masalahnya sudah diselesaikan selama acara berlangsung, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh kejadian ini kepada lulusan dan keluarga mereka, padahal seharusnya ini menjadi momen perayaan. Kami juga sudah berkomunikasi langsung dengan lulusan dan meminta maaf atas hal ini. Kami akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang.”

Respons konfirmasi dari para lulusan

Lulusan Grace Reimer mengatakan bahwa saat ia naik ke panggung, ia tidak mendengar teriakan dukungan dari keluarganya seperti biasanya, sampai ia kembali ke tempat duduk barulah ia menyadari ada yang tidak beres, dan baru beberapa menit kemudian namanya diumumkan. Ia mengatakan: “Rasanya tidak cukup tulus, dan rasanya mereka sama sekali tidak peduli.” Ia menambahkan: “Saya berharap mereka bisa lebih meluangkan perhatian, bukan hanya membaca beberapa nama ke perangkat AI seperti sekadar itu.”

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kejadian ini terkait dengan masalah yang lebih luas pada sistem pembaca nama berbasis AI di wilayah Phoenix?

Berdasarkan laporan AZFamily, gangguan di Glendale Community College kali ini bukan merupakan kejadian yang terisolasi; laporan tersebut menyebutkan bahwa di wilayah Lembah Phoenix baru-baru ini ada acara wisuda yang sempat terhenti karena gangguan sistem pembaca nama berbasis AI, tetapi tidak memberikan rincian informasi tentang kasus lain secara spesifik.

Apakah semua lulusan yang terdampak akhirnya kembali naik ke panggung?

Berdasarkan laporan AZFamily, setelah reaksi kuat dari penonton, pihak sekolah mengubah keputusan awal dan mengizinkan lulusan yang namanya dilewati untuk kembali naik ke panggung, serta nama kemudian dibacakan secara manual. Pernyataan resmi juga mengonfirmasi bahwa pihak sekolah sudah berkomunikasi langsung dengan para lulusan untuk menyampaikan permohonan maaf.

Apa komitmen dalam pernyataan resmi akademi terkait langkah selanjutnya?

Pernyataan resmi Glendale Community College dan Maricopa Community Colleges menyatakan bahwa mereka akan “mengambil langkah-langkah untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi”, tetapi tidak menjelaskan isi langkah-langkah tersebut atau jadwal waktunya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar