Hizbullah Melanggar Gencatan Senjata, Israel Memerintahkan Respons Kuat pada 19 Juni

Pada 19 Juni, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Hizbullah melanggar perjanjian gencatan senjata dan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel. Netanyahu memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel untuk memberikan respons yang kuat, dengan menekankan bahwa Israel tidak akan mentolerir serangan apa pun terhadap tentara atau wilayahnya.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar