Menurut Kpler, India mengalami kekurangan pasokan LPG sekitar 400.000 barel per hari pada 23 Mei, sementara impor April turun menjadi 37.762 barel per hari akibat berkurangnya pasokan dari Iran di tengah ketegangan regional yang berkelanjutan. Ini merupakan penurunan tajam dibanding Februari yang mencapai 85.187 barel per hari.
Produksi LPG domestik India meningkat menjadi 53.000 barel per hari pada April, tetapi masih berada di batas kapasitas, sehingga ruang untuk mengimbangi kekurangan impor sangat terbatas. Kepala Analis Pengolahan dan Pasokan Kpler, Sumit Ritolia, mencatat bahwa ketika produksi domestik mendekati level maksimum, kekurangan pasokan dapat terus berlanjut kecuali impor pulih secara signifikan.