Ekspor Indonesia 47.250 ton Urea ke Australia di Tengah Surplus Pupuk

GateNews
Menurut Xinhua Finance, Presiden Indonesia Prabowo Subianto baru-baru ini mengumumkan bahwa negara tersebut memiliki surplus produksi pupuk, sehingga mendorong beberapa negara termasuk Australia, India, Brasil, dan Filipina untuk mendekati Indonesia terkait pembelian. Australia telah mengambil langkah terdepan, mengimpor 47.250 ton urea dengan nilai sekitar 600 miliar rupiah Indonesia (sekitar 23 juta dolar AS), menurut laporan tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar