Pesan dari Gate News, 28 April — Iran diperkirakan akan mengajukan proposal perdamaian yang direvisi dalam beberapa hari mendatang yang bertujuan mengakhiri konflik, menurut sumber yang mengetahui proses mediasi. Langkah ini muncul setelah Presiden AS Trump menolak versi sebelumnya yang diajukan pada akhir pekan lalu.
Proposal Iran sebelumnya memprioritaskan mengakhiri perang terlebih dahulu sambil menunda isu-isu yang kontroversial terkait program nuklir Iran ke tahap-tahap berikutnya. Trump memberi isyarat bahwa ia tidak akan menerima pendekatan ini. Menteri Luar Negeri Iran Araghchi diperkirakan akan kembali ke Teheran setelah kunjungannya ke Rusia, tempat ia diperkirakan akan berkonsultasi dengan kepemimpinan negara tersebut mengenai proposal yang direvisi.
Proses diplomatik masih belum menentu dan sangat bergantung pada apakah Iran akan mengajukan versi yang lebih dapat diterima oleh Amerika Serikat. Kemajuan berjalan lambat karena kesulitan dalam berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei, yang keberadaannya dirahasiakan.
Related News
The Fed Menahan Suku Bunga di 3,5%-3,75%, Pidato Terakhir Powell Mungkin Menandakan Pemotongan Masa Depan
CEO Galaxy Mike Novogratz mengatakan bahwa RUU CLARITY dapat lolos pada bulan Juni
Google menandatangani kontrak AI rahasia dengan Pentagon, ratusan karyawan menandatangani petisi menentang tetapi tidak berhasil