Pesan Gate News, 19 April — Sebuah kelompok pemalsu Korea menjual dokumen resmi palsu melalui Telegram, dengan preferensi pembayaran menggunakan cryptocurrency atau kartu hadiah digital, menurut DL News. Ijazah palsu dari Universitas Yonsei dibanderol sekitar $200, sementara sertifikat masuk dicantumkan sekitar $100. Ijazah palsu dari universitas luar negeri dijual dengan harga kira-kira $341.
Selain ijazah, kelompok tersebut juga menawarkan SIM palsu, sertifikat hubungan keluarga, surat keterangan bebas catatan kriminal, dan dokumen pinjaman bank. Operasi ini menunjukkan bagaimana cryptocurrency memungkinkan transaksi anonim untuk layanan pemalsuan dokumen yang ilegal.
Menurut otoritas Korea Selatan, penangkapan terkait kasus pemalsuan dokumen hampir berlipat ganda antara 2021 dan 2023, yang mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran operasi ilegal semacam itu.