Menurut Reuters, saham Nvidia melonjak 3,5% pada Senin (16 Juni), mengembalikan kapitalisasi pasar raksasa chip AI itu ke atas angka $5 triliun untuk sesi terbaiknya dalam lebih dari dua minggu. Kenaikan itu menyusul pengumuman kesepakatan damai AS-Iran pada Minggu yang memicu kenaikan luas di pasar global.
Nvidia mengumumkan pada akhir Senin bahwa pihaknya berencana menghimpun $25 miliar melalui penawaran obligasi dengan tenor yang jatuh tempo hingga 2056, menandai penerbitan utang pertamanya dalam lima tahun. Penawaran yang menerima 85 miliar dolar AS dalam penawaran (bids) itu ditingkatkan dari rencana awal $20 miliar untuk membentuk patokan biaya kredit yang likuid bagi perusahaan. Namun, sentimen ritel terhadap NVDA di Stocktwits turun menjadi 'sangat bearish' setelah pengumuman tersebut, meski volume pesan 24 jam melonjak lebih dari 400%.