Istri pendiri Sandbox ditargetkan saat penculikan kripto meningkat di Prancis

SAND-0,19%

Istri pendiri The Sandbox, Sebastien Borget, menjadi sasaran percobaan penculikan yang gagal di rumah pasangan itu di Villenoy, Prancis, menurut surat kabar Prancis Le Journal du Dimanche.
Ringkasan

  • Istri Borget lolos tanpa cedera setelah tetangga mengganggu upaya penculikan yang dilaporkan di rumah mereka di Villenoy.
  • JDD mengatakan dua tersangka ditangkap, sementara empat lainnya masih buron dan dicari oleh penyidik Prancis saat ini.
  • Prancis telah mencatat 41 penculikan yang terkait kripto sejak Januari, sehingga memicu kekhawatiran keamanan nasional.

Serangan yang dilaporkan terjadi pada Selasa, 20 Mei, di rumah pasangan itu di Rue Sadi-Carnot, Villenoy, Seine-et-Marne. Borget adalah co-founder dan chief operating officer The Sandbox, sebuah platform metaverse yang terkait dengan NFT dan token SAND. Le Journal du Dimanche mengatakan istrinya tidak mengalami cedera.

Menurut surat kabar Prancis itu, satu tersangka tiba di properti dengan berpakaian seperti petugas pengantar barang. Ia memakai rompi dan membawa kotak kardus. Saat istri Borget membuka gerbang, lima rekan berkap hooded masuk ke halaman. Kelompok itu kemudian menyeretnya dan mencoba memaksanya masuk ke Citroën C3.

Tetangga menggagalkan penculikan yang dilaporkan

Upaya itu gagal setelah tetangga mendengar teriakan korban dan ikut campur. Aksi mereka memaksa kelompok itu meninggalkan lokasi sebelum mereka sempat membawa korban dari properti.

Empat tersangka melarikan diri dengan kendaraan, sementara dua lainnya kabur dengan berjalan kaki. Le Journal du Dimanche melaporkan bahwa dua orang kemudian memesan layanan tumpangan. Petugas dari Meaux Anti-Crime Brigade menghentikan kendaraan itu tak lama setelahnya.

Selain itu, dua tersangka yang ditangkap diidentifikasi oleh Le Journal du Dimanche sebagai Mateo V., lahir pada 2010, dan Walid H., lahir pada 2009. Keduanya merupakan warga Pantin di Seine-Saint-Denis.

Polisi menemukan tas berisi pistol mainan, borgol zip-tie, dan penutup kepala, menurut laporan tersebut. Empat tersangka lainnya masih buron pada saat laporan dibuat. Kasus ini telah diserahkan ke direktorat keamanan pusat.

Motif kripto masih ditinjau

Le Journal du Dimanche mengatakan bukti awal menunjukkan percobaan penculikan itu "akan terkait dengan kriptokurensi". Redaksi tersebut menyisakan motif yang masih diselidiki, tetapi kasus ini menambah kekhawatiran yang terus meningkat terkait serangan fisik terhadap orang-orang yang terhubung dengan kripto di Prancis.

Liputan terkait menyebutkan otoritas Prancis telah mencatat 41 penculikan yang terkait kripto sejak awal 2026. Itu setara dengan satu kasus setiap dua setengah hari. Laporan yang sama mengatakan pejabat telah menyiapkan protokol darurat dan platform pencegahan untuk melindungi pemegang aset digital.

Seperti yang sebelumnya diberitakan oleh crypto.news, Prancis juga menghadapi kenaikan yang lebih luas dalam serangan perampokan paksa. Kejahatan ini melibatkan ancaman fisik atau kekerasan yang digunakan untuk memaksa korban mentransfer aset kripto. Jaksa menuntut sedikitnya 88 orang pada April atas dugaan serangan yang menargetkan pemilik kripto, termasuk 10 anak di bawah umur.

Otoritas mengatakan 75 tersangka masih ditahan dalam proses pra-persidangan sementara 12 penyelidikan terus berlanjut di Paris. Jaksa juga memperingatkan pemegang kripto dan kerabat mereka untuk menghindari paparan berlebihan di dunia online, yang dapat membuat mereka menjadi target yang lebih mudah bagi kelompok kriminal.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar