Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengusulkan perubahan aturan dan formulir pada Rabu untuk memungkinkan perusahaan publik mengajukan laporan setengah tahunan alih-alih pengajuan triwulanan. Proposal ini memperkenalkan Form 10-S baru sebagai alternatif dari Form 10-Q. Langkah ini bertujuan memberi fleksibilitas bagi perusahaan dalam memenuhi kewajiban pelaporan interim berdasarkan undang-undang sekuritas federal.
Saat ini, perusahaan yang tunduk pada Bagian 13(a) atau 15(d) dari Exchange Act harus mengajukan laporan triwulanan melalui Form 10-Q. Namun, proposal tersebut akan mengizinkan perusahaan yang memenuhi syarat untuk beralih ke pelaporan setengah tahunan menggunakan Form 10-S.
Akibatnya, perusahaan yang memilih opsi ini akan mengajukan satu laporan setengah tahunan dan satu laporan tahunan untuk setiap tahun fiskal. Ini menggantikan struktur yang sebelumnya terdiri dari tiga laporan triwulanan dan satu laporan tahunan.
Menurut Ketua SEC Paul S. Atkins, kerangka yang berlaku saat ini membatasi fleksibilitas bagi perusahaan dan investor. Ia menyatakan bahwa amandemen tersebut akan memungkinkan kedua pihak menentukan frekuensi pelaporan berdasarkan kebutuhan mereka.
Berdasarkan proposal, perusahaan yang mengajukan Form 10-S harus memenuhi tenggat waktu tertentu yang terkait dengan status pelapor. Laporan setengah tahunan akan jatuh tempo 40 atau 45 hari setelah paruh pertama tahun fiskal berakhir.
Sementara itu, SEC juga berencana merevisi Regulation S-X sebagai bagian dari amandemen tersebut. Regulasi ini mengatur persyaratan laporan keuangan di seluruh pengajuan berkala dan dokumen pendaftaran.
Perubahan ini bertujuan menyelaraskan aturan keterbukaan dengan struktur baru setengah tahunan. Mereka juga berupaya menyederhanakan persyaratan pelaporan keuangan yang ada bagi perusahaan yang memilih opsi tersebut.
SEC mengonfirmasi bahwa pihaknya akan memublikasikan rilis pengusulan lengkap di situs web resminya dan di Federal Register. Langkah ini secara formal membuka proposal untuk ditinjau publik.
Badan tersebut menetapkan periode komentar 60 hari setelah publikasi di Federal Register. Selama waktu tersebut, pelaku pasar dapat mengirimkan masukan terkait perubahan yang diusulkan.
Proses peninjauan akan menentukan apakah amandemen akan berlanjut dalam bentuk saat ini atau mengalami revisi.
Related News
Analis riset VacEck menjelaskan: Mengapa valuasi mahal, saya tetap bullish pada penantang Nvidia, Cerebras, dalam IPO
Korea Selatan Meluncurkan Dana Keamanan Siber $8M AI untuk 50 Perusahaan
Perusahaan kripto mengejar izin perbankan di Consensus
SEC Mengusulkan Membolehkan Pelaporan Semesteran sebagai Ganti Pengajuan Triwulanan
Laba S&P 500 Melampaui Ekspektasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi