Pesan Gate News, 21 April — Kota Seoul telah mengumumkan rencana untuk menerapkan penawaran token sekuritas (STOs) untuk aset publik, sehingga warga dapat berpartisipasi dalam proyek publik dengan investasi kecil dan berbagi hasilnya. Kota tersebut memposting pemberitahuan pengadaan pada 2 April untuk proyek konsultasi 10 bulan senilai sekitar $2,97 juta guna mengembangkan dan mengoperasionalkan kerangka kerja REIT komunitas dan STO Kota Seoul.
Menurut Kota Seoul, inisiatif ini bertujuan memanfaatkan teknologi blockchain untuk tokenisasi hak atas aset serta mengeksplorasi mekanisme pendanaan baru untuk proyek publik. Kota tersebut menjelaskan bahwa metode pendanaan tradisional—terbatas pada anggaran pemerintah dan investasi swasta—telah menjadi tidak memadai seiring ruang lingkup dan keragaman proyek berkembang. Melalui STO dan REIT komunitas, warga dapat berinvestasi dalam jumlah kecil pada infrastruktur publik dan berbagi dalam keuntungan yang dihasilkan, sehingga membuka strategi pemanfaatan aset dan model pendapatan baru.
Proyek konsultansi akan menganalisis konsep, struktur, dan sistem yang sebanding yang sudah ada untuk STO; mengusulkan kerangka operasional dan mekanisme likuiditas aset; serta mengidentifikasi properti publik yang cocok untuk tokenisasi. Kota Seoul juga akan mengembangkan pedoman untuk memilih aset yang sesuai, mengusulkan struktur proyek, mengidentifikasi kandidat program pilot, serta merekomendasikan amandemen legal dan regulasi yang diperlukan. Selain itu, proyek ini akan mendukung program pilot REIT komunitas, termasuk studi kasus dan prosedur pendirian.
Kota Seoul sebelumnya mengumumkan pada September 2025 rencana untuk meluncurkan program pilot STO real estat, menargetkan satu atau dua fasilitas publik yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan—seperti kotak polisi yang ditutup—untuk uji coba investasi pecahan. Sementara itu, Provinsi Gyeonggi meluncurkan inisiatif blockchain sendiri pada 3 April, dengan mengontrakkan penelitian mengenai adopsi stablecoin yang mencakup integrasi mata uang lokal.
Related News