Perdana Menteri Singapura Peringatkan Krisis Timur Tengah Bisa Memicu Risiko Resesi pada 1 Mei

GateNews

Menurut Xinhua, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong memperingatkan pada 1 Mei bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat mengintensifkan gangguan rantai pasok global dalam beberapa bulan ke depan, sehingga beberapa perekonomian berisiko masuk ke resesi. Wong mencatat bahwa bahkan jika Selat Hormuz kembali beroperasi, krisis tidak boleh diharapkan terselesaikan dengan cepat, dengan mengatakan situasi tersebut membutuhkan “setidaknya beberapa bulan” untuk menjadi stabil.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar