CEO SoftBank Masayoshi Son telah lama menggambarkan perusahaannya sebagai 'angsa bertelur emas' yang nilainya melebihi jumlah portofolio investasinya, sebuah metafora yang pertama kali ia ungkapkan dalam sebuah briefing pada tahun 2014. Son saat itu berpendapat bahwa SoftBank dinilai terlalu rendah dibandingkan dengan kepemilikannya, dengan menyatakan bahwa perusahaan tersebut memiliki 'lebih banyak telur emas di dalam perutnya' daripada yang diakui pasar. Perbandingan ini memunculkan pertanyaan mendasar dalam valuasi perusahaan: apakah sebuah perusahaan induk yang memperoleh nilai terutama dari pemilihan investasi memiliki nilai intrinsik di luar aset komponennya, sebuah perdebatan yang sejajar dengan diskusi panjang seputar konglomerat seperti Berkshire Hathaway.
Son Memperkenalkan Metafora Angsa dalam Briefing 2014
Dalam sebuah briefing tahun 2014, Son menyatakan: 'SoftBank adalah seekor angsa dengan lebih banyak telur emas di perutnya, meskipun masih terlalu dini untuk membawanya ke pasar. ... SoftBank saat ini dinilai lebih rendah dari jumlah telur emasnya.' Metafora ini memposisikan investasi SoftBank sebagai aset yang belum terealisasi yang nilai pasarnya belum mencerminkan potensinya. Gaya presentasi Son secara historis mencakup elemen visual yang tidak konvensional. Pada tahun 2020, setelah kerugian dari investasi WeWork, sebuah slide yang menampilkan unicorn terbang di atas 'lembah virus corona' mendapat sorotan dari para analis. Presentasi tersebut juga menyertakan slide dengan tema seperti kematian dan tujuan eksistensial.
Portofolio SoftBank Mencakup OpenAI dan Arm
Portofolio investasi SoftBank saat ini mencakup saham di OpenAI dan Arm Holdings. Son telah menyatakan target valuasi satu kuadriliun yen, setara dengan lebih dari 6 triliun dolar AS pada nilai tukar saat ini. Ia juga telah mengumumkan keputusan untuk menunda pensiun. Valuasi pasar perusahaan telah meningkat seiring dengan minat investor pada perusahaan kecerdasan buatan. Son kini membahas 'Kecerdasan Super Buatan' dalam komunikasi perusahaan.
Tanya Jawab
Metafora apa yang digunakan CEO SoftBank Masayoshi Son untuk menggambarkan perusahaannya?
Son menggambarkan SoftBank sebagai 'angsa bertelur emas' dalam sebuah briefing tahun 2014, dengan alasan bahwa perusahaan dinilai lebih rendah dari jumlah kepemilikan investasinya, yang ia gambarkan sebagai 'telur emas' yang belum dibawa ke pasar.
Perusahaan apa saja yang saat ini menjadi investasi SoftBank?
Portofolio SoftBank saat ini mencakup saham di OpenAI dan Arm Holdings, di antara investasi lainnya di perusahaan yang berfokus pada kecerdasan buatan.
Target valuasi apa yang telah dinyatakan Masayoshi Son untuk SoftBank?
Son telah menyatakan target valuasi satu kuadriliun yen, yang setara dengan lebih dari 6 triliun dolar AS pada nilai tukar saat ini, dan telah mengumumkan bahwa ia akan menunda pensiunnya.