Pesan Berita Gate, 16 April — Starbucks telah meluncurkan aplikasi beta di dalam ChatGPT yang menggunakan kecerdasan buatan untuk memberikan rekomendasi minuman yang dipersonalisasi. Pengguna dapat menjelaskan suasana hati mereka, preferensi rasa, atau suasana yang diinginkan, lalu menerima saran minuman yang disesuaikan dan dapat dipesan langsung melalui aplikasi atau situs web Starbucks untuk pengambilan di toko.
Fitur ini bertujuan menangkap inspirasi langsung pelanggan, bukan mengharuskan mereka menelusuri menu secara pasif. Starbucks juga sedang menguji aplikasi AI dalam skala yang lebih luas, termasuk Green Dot Assist, asisten cerdas untuk barista yang dibangun di atas platform Microsoft Azure OpenAI. Kedua inisiatif ini selaras dengan rencana transformasi “Back to Starbucks” yang dipimpin oleh CEO Brian Niccol, yang berupaya menjauh dari ketergantungan berlebihan pada pesanan melalui seluler dan memulihkan pengalaman khas kedai kopi merek tersebut. Rencana ini mencakup penambahan tempat duduk yang nyaman di toko, menyederhanakan menu, mengoptimalkan program keanggotaan, serta menetapkan standar layanan yang jelas. AI akan berperan sebagai teknologi pendukung di balik layar, bukan menggantikan layanan yang berpusat pada manusia dari merek tersebut.
Saham Starbucks telah naik 17% year-to-date pada 2026.
Related News