Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun pada 11 Mei, China dengan tegas menentang sanksi AS terhadap tiga perusahaan Tiongkok yang menurut klaim AS membantu Iran. Guo menyatakan bahwa sanksi sepihak semacam itu tidak memiliki dasar hukum internasional dan tidak mendapat otorisasi dari Dewan Keamanan PBB.
China akan terus mengharuskan perusahaan-perusahaannya beroperasi secara sah serta dengan tegas melindungi hak dan kepentingan yang sah mereka, tambah Guo. Terkait situasi Iran yang lebih luas, ia menekankan bahwa menghindari konflik yang berulang harus menjadi prioritas, bukan menggunakan ketegangan geopolitik untuk menjatuhkan martabat negara lain.
Related News
Blokade internet Iran merugikan 250 juta dolar AS per hari, Menteri Komunikasi menentang sistem "daftar putih"
Netanyahu: Perang dengan Iran “belum selesai”, Trump menolak proposal terbaru Iran, harga minyak rebound
Trump menolak draf kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, BTC jatuh kembali ke 81,5 ribu dolar AS