Pendiri Ethereum Vitalik Buterin menguraikan pergeseran filosofis besar untuk Ethereum Foundation pada 24 Mei 2026, dengan berpendapat bahwa organisasi tersebut seharusnya tidak lagi dipandang sebagai pusat Ethereum. Sebagai gantinya, ia menggambarkan Foundation sebagai "satu node, dengan tujuan yang ditetapkan, bersama node-node lain" dalam ekosistem terdesentralisasi yang lebih luas. Pernyataan itu menanggapi perdebatan yang terus berkembang seputar tata kelola Ethereum dan desentralisasi. Jaringan Ethereum saat ini menghadapi persaingan yang kian meningkat dari rantai Layer-1 yang lebih cepat, sehingga menambah konteks bagi penilaian ulang strategis Foundation.
Peralihan Strategis Ethereum Foundation
Menurut Buterin, Ethereum Foundation akan menjadi lebih ramping, lebih fokus, dan lebih tegas mengenai prioritas jangka panjang yang berpusat pada prinsip "CROPS" yang ia sebut: anti-pemblokiran (censorship resistance), keterbukaan (openness), privasi (privacy), dan keamanan (security).
Buterin menekankan bahwa Ethereum Foundation tidak pernah dimaksudkan untuk berfungsi sebagai otoritas pengatur permanen. Ia mengungkap bahwa Foundation saat ini hanya memegang sekitar 0,16% dari total pasokan ETH—jauh lebih rendah dibanding banyak yayasan blockchain saingan, yang sering mengendalikan antara 10% dan 50% dari pasokan token.
Transisi ini mencakup beberapa perubahan strategis utama:
- Penjualan ETH yang lebih rendah untuk memprioritaskan keberlanjutan jangka panjang
- Fokus yang lebih kuat pada privasi, anti-pemblokiran, dan keamanan
- Lebih banyak kemandirian untuk pengembang eksternal dan tim ekosistem
- Penekanan yang lebih kecil pada pengejaran angka TPS maksimum
- Investasi yang lebih besar pada verifikasi berbantuan AI dan ketahanan protokol
Buterin menyatakan bahwa Foundation berencana untuk "menjual ETH lebih sedikit" ke depan guna menjaga sumber daya dan memastikan kelangsungan hidup organisasi dalam jangka panjang. Peralihan yang lebih luas ini mencerminkan apa yang Buterin gambarkan sebagai langkah menuju "umur panjang ketimbang keluasan."
Arah Teknis Ethereum: Kecepatan vs Desentralisasi
Bagian besar dari pembahasan Buterin berfokus pada arah teknis masa depan Ethereum. Meski banyak jaringan pesaing memasarkan kemampuan throughput yang sangat cepat dan angka TPS yang besar, Buterin berpendapat Ethereum harus menghindari mengejar kecepatan semata. Sebagai gantinya, ia ingin Ethereum menjadi "sangat mengesankan" pada area yang memperkuat desentralisasi dan minimisasi kepercayaan.
Ini mencakup verifikasi formal berbantuan AI untuk kontrak pintar tanpa bug dan ketahanan konsensus yang lebih kuat. Selain itu, mengurangi ketergantungan pada perantara melalui peningkatan seperti FOCIL dan EIP-8141. Buterin percaya kekuatan Ethereum berasal dari sulit untuk direbut atau dimanipulasi, bukan sekadar menjadi blockchain tercepat. Ia menegaskan bahwa Ethereum harus mendukung pembangun independen, bukan memusatkan pengaruh di dalam Foundation itu sendiri.
Implikasi bagi Pengembang
Peralihan ini dapat memberi lebih banyak ruang bagi inovasi independen di seluruh ekosistem Ethereum. Para builder mungkin tidak lagi terlalu bergantung pada hibah Foundation atau arahan terpusat. Sebaliknya, tim eksternal dan organisasi public goods dapat memainkan peran yang lebih besar dalam membentuk masa depan Ethereum. Fokus Ethereum yang kian meningkat pada infrastruktur privasi, kriptografi, dan verifikasi formal dapat meningkatkan kebutuhan akan talenta teknis khusus, berpotensi mendorong lebih banyak pengembang menuju tooling yang berfokus pada keamanan, infrastruktur terdesentralisasi, dan sistem kriptografi lanjutan.
Implikasi bagi Investor
Pembaruannya membawa sinyal yang bullish sekaligus penuh kehati-hatian. Penurunan tekanan penjualan ETH dari Foundation dapat mendukung dinamika pasokan jangka panjang. Fokus yang diperbarui pada desentralisasi dapat memperkuat posisi Ethereum sebagai aset digital yang tangguh. Namun, sebagian trader bisa menafsirkan Foundation yang "lebih kecil" sebagai perlambatan kecepatan eksekusi dibanding pesaing yang lebih agresif.
Banyak analis memandang transisi ini sebagai tanda kematangan ekosistem, bukan kelemahan. Posisi Buterin menunjukkan bahwa Ethereum seharusnya berevolusi menjadi jaringan yang didukung oleh banyak aktor independen, bukan satu institusi dominan. Saat Ethereum memasuki fase berikutnya, Foundation tampaknya bertekad menjadi lebih kecil, lebih terspesialisasi, dan lebih tahan lama untuk jangka panjang.