Pesan Gate News, 17 April — Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan pada 16 April bahwa PLTN Zaporizhzhia, fasilitas nuklir terbesar di Eropa, untuk sementara kehilangan seluruh pasokan daya listrik eksternal. Pemadaman berlangsung sekitar 40 menit sebelum daya dipulihkan.
Penyebab hilangnya daya masih belum jelas. Tim IAEA di lokasi sedang melakukan investigasi dan memantau situasi untuk menentukan apa yang memicu insiden tersebut.
Stasiun Zaporizhzhia telah berada di bawah kendali Rusia sejak Februari 2022, ketika konflik Ukraina meningkat menjadi operasi militer skala penuh. Sejak saat itu, fasilitas tersebut menghadapi beberapa serangan yang melibatkan serangan artileri dan serangan drone, yang memunculkan kekhawatiran internasional terkait keselamatan serta keamanan operasionalnya.
Related News