Menurut laporan yang dipantau oleh Beating, sebuah koalisi yang terdiri dari 60+ kelompok hak sipil dan advokasi bernama EyesOnOpenAI mengajukan surat kepada Jaksa Agung California Rob Bonta pada Mei 2026, menuntut dilakukannya penyelidikan atas dugaan transaksi yang menguntungkan diri sendiri serta konflik kepentingan yang melibatkan eksekutif OpenAI. Koalisi tersebut menuduh CEO Sam Altman, Presiden Greg Brockman, anggota dewan Adam D'Angelo, dan mantan co-founder Ilya Sutskever memiliki kepentingan pribadi pada startup semikonduktor Cerebras Systems sambil secara bersamaan mendorong OpenAI untuk menandatangani perjanjian pengadaan multi-miliar dolar dengan perusahaan itu.
Permintaan investigasi ini menyusul IPO Cerebras pada 13 Mei, di mana perusahaan menetapkan harga saham di 185 dolar per saham dan menghimpun 5,55 miliar dolar. Koalisi tersebut menuduh tindakan para eksekutif bisa melanggar undang-undang suap diri sendiri untuk pengurus organisasi nirlaba di California dengan memanfaatkan daya beli organisasi nirlaba untuk mengerek nilai investasi pribadi mereka.