Amazon Membuka Layanan Truk untuk Semua Bisnis, Saham Pengiriman Turun

Amazon mengumumkan pada Rabu bahwa mereka membuka layanan kargo less-than-truckload (LTL) untuk semua bisnis di luar jaringan miliknya, sehingga saham perusahaan pengangkut barang (freight) besar ikut turun. Ekspansi ini memungkinkan setiap perusahaan menggunakan layanan truk milik Amazon untuk mengirim ke tujuan mana pun di AS melalui program Amazon Supply Chain Services. Langkah ini memperketat persaingan di industri kargo karena Amazon memanfaatkan infrastruktur logistiknya yang terdiri dari 80.000 trailer dan 24.000 kontainer yang dibangun terutama untuk operasi internalnya.

Saham Pengangkut Freight Turun Usai Pengumuman

Saham beberapa operator kargo besar merosot pada Rabu setelah pengumuman Amazon. Saham Old Dominion Freight Line jatuh lebih dari 6%, sementara saham ArcBest anjlok 4%. Saia dan XPO Logistics turun masing-masing 5%. Saham FedEx Freight, yang mulai diperdagangkan bulan ini setelah di-spin-off dari FedEx, turun sekitar 3%.

Amazon Memperluas Layanan LTL ke Semua Bisnis

Perusahaan ritel elektronik itu mengatakan pihaknya akan menawarkan pengiriman less-than-truckload untuk semua bisnis, tidak hanya bagi pihak yang mengirim barang ke gudang dan pusat pemenuhan (fulfillment) miliknya, serta mengantarkan ke tujuan apa pun di AS. Less-than-truckload merujuk pada layanan ketika perusahaan mengangkut kiriman dari banyak pelanggan dalam satu trailer, alih-alih menggunakan satu unit truk penuh.

“Umpan balik dari mitra penjualan Amazon yang menggunakan layanan LTL kami sangat jelas: teknologi, visibilitas, dan keandalannya persis yang mereka butuhkan --- dan mereka ingin memakainya secara lebih luas,” kata Jim Ruiz, direktur Amazon Freight, dalam sebuah pernyataan. “Sekarang Amazon LTL bisa menggerakkan kargo Anda ke mana pun yang perlu dituju, melayani tujuan di seluruh negeri untuk bisnis dari semua ukuran.”

Amazon Membangun Jaringan Logistik dalam Beberapa Tahun Terakhir

Amazon telah membangun kerajaan logistik dalam beberapa tahun terakhir dan mengurangi ketergantungannya pada operator eksternal, terutama untuk memenuhi kebutuhan internalnya dan mengimbangi kecepatan pengiriman yang makin cepat. Ini mencakup armada pesawat kargo milik Amazon dengan merek sendiri, puluhan ribu van pengiriman, serta layanan kargo yang terus berkembang, termasuk 80.000 trailer dan 24.000 kontainer.

Bulan lalu, Amazon meluncurkan layanan rantai pasokan “end-to-end” yang menggabungkan beberapa penawaran logistik dan kargo miliknya menjadi satu paket. Pengumuman tersebut membuat saham operator pesaing UPS dan FedEx ikut turun.

FAQ

Apa yang diumumkan Amazon pada Rabu mengenai layanan freight-nya? Amazon mengumumkan bahwa mereka membuka layanan kargo less-than-truckload untuk semua bisnis, tidak hanya bagi pihak yang mengirim barang ke gudang dan pusat pemenuhan miliknya, serta akan mengantarkan ke tujuan mana pun di AS sebagai bagian dari program Amazon Supply Chain Services.

Bagaimana respons saham operator freight terhadap pengumuman Amazon? Saham operator freight besar turun pada Rabu, dengan Old Dominion Freight Line jatuh lebih dari 6%, ArcBest turun 4%, Saia dan XPO Logistics masing-masing merosot 5%, serta FedEx Freight turun sekitar 3%.

Infrastruktur logistik apa yang dijalankan Amazon untuk layanan freight-nya? Amazon memiliki jaringan logistik yang mencakup armada pesawat kargo milik Amazon dengan merek sendiri, puluhan ribu van pengiriman, 80.000 trailer, dan 24.000 kontainer, yang dikembangkan terutama untuk memenuhi kebutuhan internalnya dan mencapai kecepatan pengiriman yang lebih cepat.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar