HSBC Holdings mengungkapkan pada 5 Mei bahwa pihaknya berniat mempertahankan rasio common equity tier one (CET1) pada kisaran target jangka menengah 14% hingga 14,5%, menurut laporan pendapatan kuartal pertama 2026 bank tersebut. Grup itu menyatakan telah siap secara memadai untuk menghadapi perubahan dan ketidakpastian dalam lingkungan bisnis global, termasuk dampak yang terkait dengan konflik Timur Tengah.
Bank mengonfirmasi rencananya untuk mempertahankan kisaran target rasio CET1 tetap tidak berubah di angka 14% hingga 14,5% dalam basis jangka menengah, sebagaimana diuraikan dalam pengumuman hasil kuartalan.
Keputusan terkait dimulainya kembali program pembelian kembali saham akan bergantung pada peninjauan dan pertimbangan proses tinjauan kuartalan normal perusahaan, menurut keterbukaan informasi tersebut.
HSBC menyatakan bahwa grup telah melakukan persiapan yang memadai untuk mengelola berbagai perubahan dan ketidakpastian yang ada di lingkungan global tempat mereka beroperasi, termasuk potensi dampak dari perkembangan konflik Timur Tengah.